14 Agustus 2023 1:57 pm

Cara Buat Website dari Nol (Tanpa Coding untuk Pemula)

Cara Buat Website dari Nol (Tanpa Coding untuk Pemula)
Wajarnya Anda perlu belajar coding untuk memahami cara membuat website. Nah, untungnya saat ini kebutuhan Anda bisa terpenuhi dengan lebih mudah. Membuat website sekarang jauh lebih gampang.
Di era digital marketing seperti sekarang, website memang jadi salah satu alat paling penting untuk menunjukkan kehadiran Anda atau bisnis Anda secara online. Terlebih, jika Anda berbisnis barang atau jasa, website sangatlah dibutuhkan.
Contoh sederhana, Anda bisa membuat website toko online untuk berjualan produk Anda dan menjadi etalase produk Anda. Bagi yang bergerak di bidang jasa atau layanan, Anda juga bisa menampilkan portofolio atau karya pribadi.
Intinya ada banyak kegunaan website untuk mendukung bisnis dan usaha Anda. Sayangnya, masih banyak orang beranggapan bahwa membuat website terlalu sulit dan rumit, tidak punya ilmunya.
Padahal, faktanya saat ini Anda bisa membuat website dengan mudah tanpa perlu belajar coding. Kok bisa? Yuk cek cara buat website dari nol tanpa coding untuk pemula.

Cara buat website gak perlu coding


Cara buat website dari nol
Gambar: techmagazines.net
Cara buat website dari nol Gambar: techmagazines.net

Saat ini ada banyak jasa penyedia pembuat website untuk pemula. Secara umum, inilah delapan langkah membuat website yang perlu Anda tempuh:
1. Tentukan tujuan pembuatan website Anda
2. Pilih website builder (platform)
3. Tentukan dan pilih web hosting
4. Pilih custom domain name (nama domain)
5. Mulai desain website, tentukan layout
6. Tambahkan halaman-halaman yang dibutuhkan
7. Hubungkan dengan payment system
8. Preview, test, dan publish
Delapan langkah di atas adalah langkah dasar dalam pembuatan website. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Tentukan tujuan pembuatan website Anda


Sebelum mulai membuat website, penting untuk menentukan apa tujuan utama Anda. Tujuan tersebut dibutuhkan untuk membantu Anda dalam menentukan arah perkembangan bisnis dan website di kemudian hari.
Berikut beberapa tujuan utama pembuatan website yang bisa jadi contoh:
  • Menjual produk fisik atau produk digital
  • Menyediakan layanan atau jasa
  • Menjadi tempat belajar atau penyedia informasi untuk pengunjung
  • Menegaskan identitas bisnis (brand identity)
  • Membagikan update dan pengumuman terbaru
  • Mengumpulkan testimoni customer
  • Menumbuhkan kehadiran online Anda

Menentukan tujuan pembuatan website sangatlah penting. Sebagai contoh, jika Anda membuat website untuk menjual produk, Anda perlu mendesainnya untuk memudahkan pengunjung dalam proses pembelian, mulai menemukan produk hingga check out.

2. Pilih website builder (platform)


Ilustrasi pembuatan website
Gambar: beehosting.pro
Ilustrasi pembuatan website Gambar: beehosting.pro

Nah dalam tahap inilah Anda mendapatkan manfaat cara membuat website dari nol tanpa coding. Anda perlu memilih website builder atau platform yang menyediakan jasa pembuatan website.
Pastikan website builder pilihan Anda mudah digunakan dan ramah untuk pemula. Pebisnis baru, atau Anda yang baru ingin membuat website biasanya diuntungkan dengan dukungan pemula tersebut.
Ada banyak platform website yang tersedia di luar sana, salah satu yang paling banyak digunakan adalah WordPress. Proses pembuatan website di WordPress cukup mudah, hanya dengan klik-klik, website Anda sudah berdiri dan bisa digunakan.
Pastikan website builder yang Anda pilih menyediakan hal-hal berikut:
  • Ada template untuk mempercepat proses membuat website
  • Mendukung kustomisasi website dengan bebas
  • Menyediakan desain drag and drop yang memudahkan untuk membuat perubahan
  • Mudah mengoptimalkan website untuk kebutuhan SEO
  • Booking pengiriman
  • Sinkronisasi marketplace
  • Manajemen stok

Selanjutnya, untuk bisnis/brand yang menjual produk fisik, akan lebih baik jika Anda mencari website builder yang sudah langsung terintegrasi dengan kurir. Jadi, booking pengiriman produk bisa dilakukan langsung dari dashboard website Anda secara otomatis.
Anda juga bisa membuat website dari nol di Berdu. Ada banyak fitur unggulan yang ditawarkan, seperti manajemen order dan stok, sinkronisasi data antar-marketplace, hingga booking pengiriman COD maupun reguler non-COD. Selain itu, ada pula beberapa fitur ekstra sebagai berikut:
  • Menambahkan staf dan pembagian tugas
  • Membuat formulir dengan mudah dan manajemen data formulir
  • Kustomisasi halaman check out
  • Mengirim smart notification otomatis untuk follow up pelanggan

Intinya, pastikan Anda memilih website builder yang dapat memenuhi kebutuhan Anda. Setiap website builder menawarkan keunggulannya masing-masing.Anda juga bisa membuat website untuk memenuhi kebutuhan spesifik, bahkan dianjurkan demikian, misalnya spesifik memilih website builder untuk menjual produk fisik, produk digital, atau toko online.

3. Tentukan dan pilih web hosting


Setiap website yang pernah Anda kunjungi sebenarnya terletak atau dihosting dalam sebuah server. Untuk keperluan berbisnis dan semacamnya, penting memilih web hosting yang tepat dan tepercaya.
Gampangnya, hosting adalah wadah untuk menyimpan semua file website agar dapat diakses secara online. Ada banyak file yang tersimpan dalam hosting, seperti media, teks, plugin, tema, kode HTML, draft konten, dan masih banyak lagi.
Memilih web hosting mungkin sedikit tricky, ada banyak pilihan dan setiap pilihan menawarkan keunggulannya masing-masing. Untuk pemula, Anda bisa memilih shared hosting yang memang lebih terjangkau.
Anda mungkin perlu melakukan riset kecil-kecilan untuk memilih web hosting yang tepat. Sesuaikan dengan kebutuhan website Anda. Untuk menampung traffic yang besar, Anda mungkin membutuhkan web hosting yang lebih mahal dan lebih rumit.

4. Pilih custom domain name (nama domain)


Ilustrasi website
Gambar: Unsplash
Ilustrasi website Gambar: Unsplash

Setelah memilih hosting, Anda juga perlu menentukan domain name untuk website Anda. Contohnya, berdu.id adalah domain website ini, Anda bisa dengan mudah menemukannya di browser. Domain dibutuhkan agar Anda bisa menemukan suatu website dengan mudah. Tanpa domain, berselancar di internet bakal sangat sulit.
Pasalnya, cara kerja internet sebenarnya menggunakan bahasa komputer, yaitu dengan angka-angka. Nah, angka-angka tersebut lantas dikonversi menjadi bahasa, seperti Google.com untuk memudahkan manusia dalam menemukan website yang mereka cari.
Domain biasanya berakhir dengan .COM atau .ID di Indonesia. Namun, sebenarnya ada begitu banyak ekstensi domain yang tersedia dan bisa Anda sesuaikan dengan nama domain pilihan Anda.
Pastikan nama domain pilihan Anda mudah diingat dan tidak terlalu panjang. Bayangkan Anda berada di posisi pengunjung yang ingin mencari website Anda.

5. Mulai desain website, tentukan layout


Setelah memilih hosting dan domain, praktis website Anda sudah terbentuk. Nah, langkah selanjutnya adalah menentukan desain dan layout website Anda.
Biasanya, website builder pilihan Anda telah menyediakan template atau tema yang bisa dipilih. Berdu pun menyediakan template untuk mempercepat proses desain website Anda.
Tema mungkin terbagi dalam banyak kategori. Misalnya, ada tema yang dibuat untuk menampilkan banyak katalog produk, cocok untuk website toko online. Ada pula tema lain yang lebih cocok untuk bisnis lain, seperti bisnis hotel, restoran, dan semacamnya.
Pastikan tema dan template pilihan Anda masih sejalan dengan brand identity bisnis Anda. Jika Anda berjualan setelan jas pria dewasa, jangan menggunakan tema yang terlalu santai, feminin, dan semacamnya.
Setelah memilih tema, Anda juga bisa menentukan warna dan font yang sesuai dengan tema dan identitas bisnis Anda.

6. Tambahkan halaman-halaman yang dibutuhkan


Desain website
Gambar: pivotalscientific.com
Desain website Gambar: pivotalscientific.com

Proses menambahkan halaman website bisa berbeda-beda, tergantung tujuan dan kebutuhan website Anda. Jika Anda membuat website untuk online shop, halaman yang wajib ada adalah halaman produk dan halaman koleksi.
Perlu Anda tahu, manfaat website bukan hanya untuk mempromosikan bisnis Anda. Website juga dibutuhkan untuk membantun kepercayaan pengunjung dan membantu mereka mengenal bisnis Anda.
Biasanya, halaman-halaman yang wajib ada dalam website adalah sebagai berikut:
  • Homepage
  • Product/service page
  • Contact page
  • About page
  • FAQ page
  • Policy page

Di Berdu, fitur unggulan yang ditawarkan adalah halaman check out, cart (keranjang), dan detail produk. Anda tidak perlu membuat halaman-halaman tersebut satu per satu, karena sudah disediakan. Cukup upload produk, nanti secara otomatis akan terbentuk halaman produk.pelanggan
Nah, produk yang sudah terupload nanti bisa langsung di-check out oleh pengunjung. Orderan akan masuk ke halaman dashboard website yang mudah dikelola. Intinya, halaman-halaman penting yang dibutuhkan suatu website sudah tersedia di Berdu, meski tentu Anda bisa melakukan kustomisasi untuk kebutuhan masing-masing.

7. Hubungkan dengan payment system


Hal penting yang tidak boleh Anda lewatkan adalah payment system atau sistem pembayaran. Fitur ini sangat penting untuk Anda yang membuat website untuk bisnis, entah itu berjualan produk atau layanan.
Tujuan utama membuat website bisnis Adalah untuk meningkatkan penjualan alias sales. Jadi, pastikan bahwa Anda membantu memudahkan proses pembelian yang dilalui pengunjung.
Membuat sistem pembayaran yang mulus adalah hal wajib, tidak bisa ditawar. Pasalnya, sangat mungkin pengunjung tidak jadi check out produk karena merasa bahwa sistem pembayarannya terlalu rumit.
Bahkan, jika perlu Anda bisa menambahkan saldo pelanggan sebagai salah satu metode pembayaran. Pilih website builder yang sudah menyediakan fitur tersebut, yaitu bahwa customer bisa membuat akun dan menyimpan saldo di akun mereka. Cara ini akan membuat proses check out jadi lebih mudah.

8. Preview, test, dan publish



Langkah terakhir, sebelum merilis website Anda, penting untuk terus melakukan pengetesan. Ketika website sudah terbuat, sebenarnya perjalanan Anda baru mulai, penting untuk terus mengelola website tersebut.
Nah, sebelum merilis website ke publik, Anda perlu melakukan pengecekan berulang. Pastikan setiap elemen dalam website Anda sudah dicek, cek setiap halaman dan cek setiap fitur, seperti payment system.
Lakukan pengecekan beberapa kali. Anda juga bisa merilis website secara terbatas, bagikan link-nya ke rekan-rekan dan kolega Anda untuk ikut mengecek dan mencari adanya kemungkinan eror.
Ayo buat Website kamu sekarang!

Ingin mencari pengetahuan lain?

Ketik judul blog yang ingin kamu cari