11 November 2022 2:14 pm

Memahami 9 Tahap Perencanaan Usaha (Business Plan)

Memahami 9 Tahap Perencanaan Usaha (Business Plan)
Menyusun rencana usaha atau business plan bisa jadi terkesan melelahkan bagi Anda, khususnya jika Anda baru mulai berbisnis. Pasalnya, ada beberapa tahap perencanaan usaha yang perlu dipenuhi untuk memastikan bahwa bisnis Anda siap mendekati keberhasilan.
Perencanaan usaha biasanya dibuat dalam format dokumen tertulis. Dokumen ini mencakup setiap informasi penting yang dibutuhkan perusahaan Anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan bisnis dan mencegah risiko terjadi.
Menariknya, perencanaan usaha atau business plan dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan pembaca. Sebagai contoh, business plan yang ditawarkan kepada investor mungkin berbeda dengan business plan internal untuk menjaga keberlangsungan bisnis.
Biasanya, penyusunan rencana usaha mencakup beberapa poin penting, seperti riset pasar, analisis kompetitor, pencatatan keuangan, dan gambaran umum soal strategi pemasaran yang akan Anda pilih.
Rencana usaha atau business plan juga tidak mengindahkan ukuran bisnis atau industri Anda. Setiap bisnis, entah besar atau kecil, membutuhkan penyusunan rencana usaha yang akurat untuk mendukung kesuksesan bisnis dalam jangka panjang.
Ada cukup banyak format business plan yang berbeda-beda dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Yuk disimak selengkapnya!

9 Tahap Perencanaan Usaha


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash

Ada banyak model business plan atau perencanaan usaha yang bisa Anda gunakan. Ada model tradisional, ada pula model modern yang sudah diringkas. Secara umum, ada 9 tahap perencanaan usaha yang bisa Anda coba sebagai berikut.

1. Executive summary


Executive summary adalah ringkasan singkat soal bisnis atau brand Anda. Bagian ini selalu jadi bagian pertama dalam tahap perencanaan usaha. Dalam bagian ini, Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa visi dan misi perusahaan?
  • Apa target jangka pendek dan jangka panjang perusahaan?


2. Description of Business


Tahap berikutnya adalah description of business. Anda perlu mendefinisikan bisnis atau brand Anda. Dalam bagian ini, Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Bisnis apa yang sedang Anda geluti?
  • Apa yang dilakukan oleh bisnis tersebut?

3. Market Analysis


Selanjutnya, Anda perlu memahami bagaimana kondisi pasar sebelum terjun ke dalam pasar tersebut. Langkah ini juga disebut market analysis. Dalam bagian ini, Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Siapa pelanggan atau calon pelanggan Anda?
  • Bagaimana penilaian Anda terhadap gambaran pelanggan tersebut?


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash

4. Competitive Analysis


Selain melakukan analisis pasar, Anda juga perlu melakukan analisis kompetitor. Artinya, Anda perlu mencari tahu apakah ada pebisnis lain yang bergerak di bidang yang sama dengan Anda. Dalam bagian ini, Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Adakah persaingan? Bagaimana level mereka?
  • Apa nilai terbaik dari pesaing tersebut?
  • Adakah nilai unik yang berbeda dari perusahaan Anda?


5. Description of Organizational Management


Dalam tahap ini, Anda perlu membuat gambaran umum soal staf atau anggota tim perusahaan Anda. Tulis setiap peran dan tanggung jawab mereka. Jika ada, jelaskan hierarki peran dalam operasional bisnis tersebut.

6. Description of Products or Services


Berikutnya, Anda perlu menulis seluruh produk atau layanan yang tersedia. Pastikan menulis definisi produk atau layanan dengan jelas untuk menghindari risiko kesalahan. Dalam bagian ini, Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa produk atau layanan yang Anda tawarkan?
  • Bagaimana proses produksinya?
  • Sumber daya apa yang dibutuhkan dalam produksi tersebut?


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash

7. Marketing Plan


Marketing plan alias rencana pemasaran juga menjadi salah satu tahap perencanaan usaha. Memang Anda tidak perlu menjelaskannya secara menyeluruh, tapi ada beberapa pertanyaan mendasar yang perlu dijawab, seperti:

  • Siapa target market Anda?
  • Saluran pemasaran apa yang digunakan untuk mencapai target market tersebut?
  • Sumber daya apa yang dibutuhkan untuk menjalankan strategi marketing Anda?
  • Apakah ada perkiraan kasar soal bujet dan waktu untuk menjalankan sebuah campaign?
  • Bagaimana cara mengukur kesuksesan campaign tersebut?


8. Sales Plan


Sales plan berbeda dengan marketing plan. Sales plan atau rencana penjualan adalah strategi yang Anda gunakan untuk menjual produk. Tidak perlu ditulis secara rinci, tapi Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa strategi penjualan yang diterapkan?
  • Apa saja tools dan taktik yang akan digunakan untuk mencapai target?
  • Adakah kemungkinan kendala? Bagaimana mengatasinya?
  • Adakah target waktu penjualan dan kapan proyeksi mendapatkan keuntungan?


9. Funding Details


Tahap terakhir dalam business plan adalah membuat rencana keuangan (financial plan). Rencana keuangan mencakup pendanaan dan proyeksi keuangan jangka panjang. Dalam bagian ini, Anda perlu menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  • Seberapa besar modal yang digunakan atau dibutuhkan?
  • Bagaimana proyeksi mengembangkan tim atau staf?
  • Bagaimana perkiraan bisnis mendapatkan untung?
  • Setelah mendapatkan untung, adakah rencana untuk mempertahankan keuntungan tersebut?


Pentingnya Perencanaan Usaha Bagi Bisnis


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash

Membuat atau menyusun rencana usaha terkesan merepotkan, bahkan mungkin menyita waktu Anda sebelum benar-benar mulai berbisnis.. Namun business plan adalah salah satu bagian terpenting untuk menjamin keberlangsungan bisnis Anda. Paling tidak ada 10 poin pentingnya rencana usaha bagi kesuksesan bisnis, di antaranya:

  • Menetapkan target dan tolok ukur kesuksesan
  • Membantu Anda membuat keputusan bisnis
  • Menjaga keberlangsungan bisnis untuk jangka panjang
  • Mencegah adanya masalah dan mengatasi masalah yang tidak terhindarkan
  • Menghindari kesalahan fatal dalam keberlangsungan bisnis
  • Mengontrol pembiayaan dan keuangan (agar tidak sampai berlebihan)
  • Mengurangi risiko secara keseluruhan
  • Mengomunikasikan tujuan dan target tersebut
  • Memberikan panduan bagi penyedia layanan

Demikian ulasan singkat soal 9 tahap perencanaan usaha dan pentingnya menyusun rencana usaha untuk bisnis Anda.
Ayo buat Website kamu sekarang!