27 Mei 2024 4:00 am

Jenis-Jenis Produk: Pengertian dan Klasifikasi Produk Barang/Jasa

Jenis-Jenis Produk: Pengertian dan Klasifikasi Produk Barang/Jasa
Produk adalah landasan utama kesuksesan sebuah bisnis atau perusahaan. Selanjutnya, produk yang tepat lantas harus didukung dengan beberapa faktor lain, seperti strategi pemasaran, layanan pelanggan, dan pemilihan lokasi untuk toko retail.
Produk harus dipikirkan dengan matang dan diproduksi sebaik mungkin. Tanpa produk yang menarik dan berkualitas, bahkan bisnis yang dikelola dengan sangat baik pun akan kesulitan menarik dan mempertahankan pelanggan.
Demikian pula sebaliknya, konsumen atau pelanggan bisa mengabaikan faktor-faktor lain asal produk yang mereka dapatkan berkualitas. Misalnya ada suatu produk yang memiliki layanan after sales buruk, tapi penjualan produk tersebut bisa tetap tinggi karena kualitasnya.
Memang kasus tersebut tidak bisa dijadikan contoh, faktor-faktor pendukung lain sebuah produk juga sangat penting dan harus diperhatikan. Namun, paling tidak Anda bisa mendapatkan gambaran soal pentingnya produk dalam sebuah bisnis barang atau jasa.

Apa itu produk?


Ilustrasi produk
Gambar: mountaingoatsoftware.com
Ilustrasi produk Gambar: mountaingoatsoftware.com

Produk adalah segala hal yang dijual untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan pasar, hal-hal tersebut mencakup benda fisik, benda digital, atau layanan/jasa.
Produk fisik adalah benda-benda yang bisa dilihat dan disentuh, seperti pakaian, makanan, furnitur, kendaraan, dan lain sebagainya. Produk digital adalah benda-benda tidak terwujud yang bisa ditemukan dalam bentuk elektronik, seperti ebook, software, kursus daring, dan semacamnya.
Nah, layanan atau jasa juga termasuk produk, yaitu aktivitas yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk memuaskan kebutuhan pelanggan, seperti bisnis pangkas rambut, konsultasi finansial, konsultasi bisnis, dan semacamnya.
Produk juga dibagi lagi berdasarkan umurnya. Barang tahan lama, seperti furnitur dan alat-alat perawatan rumah memiliki umur lebih panjang. Barang-barang yang tidak tahan lama, seperti makanan dan produk perawatan pribadi, memiliki umur simpan yang terbatas dan lebih cepat habis.

Jenis-jenis produk


Produk dibagi lagi berdasarkan beberapa kategori. Anda sebagai pebisnis mungkin secara tidak sadar sedang menjual produk dari salah satu kategori, bisa juga beberapa kategori sekaligus.
Perbedaan jenis produk penting karena dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berbeda-beda. Karena itu, Anda harus coba memahami karakteristik produk dan kategorinya.
Selain itu, dengan memahami jenis dan karakteristik produk, selanjutnya Anda bisa lebih mudah membangun strategi digital marketing yang tepat, termasuk dalam menentukan harga produk. Berikut jenis-jenis produk yang umum ditemui:

1. Produk konsumen


Ilustrasi produk konsumen
Gambar: Unsplash
Ilustrasi produk konsumen Gambar: Unsplash

Produk konsumen adalah barang atau jasa yang dibeli untuk penggunaan pribadi, yaitu digunakan secara pribadi atau di rumah tangga. Berikut beberapa contoh produk konsumen:

Barang kenyamanan/convenience goods


Barang-barang yang termasuk dalam kategori ini adalah barang yang paling sering dibeli oleh konsumen tanpa perlu berpikir panjang, biasanya barang-barang yang memang dibutuhkan sehari-hari, seperti perlengkapan rumah tangga, perlengkapan kamar mandi, perlengkapan kebersihan, makanan ringan, dan sebagainya.

Barang belanjaan/shopping goods


Barang-barang yang termasuk dalam kategori ini biasanya menuntut waktu dan usaha lebih bagi konsumen yang ingin membelinya. Untuk barang jenis ini, konsumen mungkin membandingkan harga dan kualitas satu brand dan brand lain sebelum membuat pembelian. Contohnya seperti barang-barang elektronik, perabot rumah tangga, dan pakaian. Konsumen umumnya butuh lebih banyak waktu dalam menentukan pilihan di antara banyaknya pilihan produk.

Barang khusus/speciality products


Barang khusus adalah produk unik yang biasanya dibuat untuk market tertentu, misalnya high-end products yang memang dibuat untuk orang-orang dengan kekayaan lebih. Contoh barang dalam jenis produk ini adalah jam tangan mewah, tas branded, mobil sports, dan sebagainya.

Barang yang tidak dicari/unsought goods


Barang unik lainnya adalah barang yang tidak dicari, tapi dibutuhkan pelanggan dalam momen-momen tertentu. Misalnya kuburan, polis asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan sebagainya. Produk ini hanya terpakai dalam kondisi khusus.

2. Produk Industrial


Mesin dalam industri juga termasuk produk industrial
Gambar: Unsplash
Mesin dalam industri juga termasuk produk industrial Gambar: Unsplash

Produk industrial berbeda dengan produk konsumen. Barang-barang industrial dibuat untuk menghasilkan barang lain atau untuk menyediakan jasa yang langsung dibutuhkan konsumen.
Produk industrial termasuk barang mentah, mesin produksi, dan barang-barang lain yang tidak dijual langsung kepada konsumen. Mereka yang bergerak di produk industrial biasanya melayani sektor bisnis yang lebih luas, seperti sektor energi, layanan kesehatan, jasa keuangan, teknologi informasi, dan lain sebagainya. Berikut beberapa contoh produk industrial:

Komponen atau suku cadang


Komponen atau suku cadang adalah barang yang diproduksi secara massal untuk kemudian digunakan dan disatukan dalam produksi produk lain. Misalnya, di ponsel pintar Anda, produsen layar led dan produsen chipset yang digunakan jelas berbeda, juga komponen-komponen lain yang dibutuhkan untuk memproduksi satu ponsel tersebut.

Peralatan utama/major equipment


Jenis barang yang termasuk dalam kategori ini adalah barang-barang yang dibutuhkan untuk proses produksi massal, seperti mesin pabrik, alat-alat konstruksi, dan lain sebagainya. Contohnya mesin assembly line yang bisa bekerja selama belasan jam sehari, biasanya digunakan dalam industri kendaraan bermotor dan semacamnya.

Produk pendukung operasional


Barang-barang operasional juga sangat penting, meski sering diabaikan. Contohnya, dalam konstruksi berskala besar, pekerja diwajibkan menggunakan safety gear seperti helm, rompi, sepatu, dan sebagainya. Nah safety gear tersebut juga diproduksi oleh perusahaan lain dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan pasar.

3. Produk bisnis


Pembersihan gedung biasanya menggunakan jasa pihak luar
Gambar: Unsplash
Pembersihan gedung biasanya menggunakan jasa pihak luar Gambar: Unsplash

Produk bisnis juga disebut produk business-to-business (B2B), yaitu barang atau layanan yang ditawarkan satu perusahaan kepada perusahaan lain untuk mendukung operasional. Ada banyak jenis produk yang termasuk B2B, mulai dari alat kerja seperti laptop sampai jasa seperti layananpembersihan. Berikut beberapa contoh produk bisnis:

Produk utama/entering goods


Produk dan layanan yang menjadi bagian dari produk lain termasuk dalam kategori ini, misalnya komponen, bahan mentah, dan sebagainya. Sebenarnya hampir sama dengan produk industrial, yaitu ketika satu perusahaan memproduksi barang yang dibutuhkan oleh perusahaan lain. Produk ini lantas menjadi bagian dari end product atau produk akhir yang dijual ke konsumen.

Produk basis/foundation goods


Produk basis adalah barang-barang atau benda yang dibutuhkan untuk membuat produk lain, tapi tidak menjadi bagian dari end product yang dijual langsung ke konsumen. Contohnya, perusahaan yang ingin membangun rumah sakit baru biasanya akan melempar proyek konstruksi kepada perusahaan lain, yaitu perusahaan konstruksi bangunan, sebab keahlian yang dibutuhkan berbeda.

Layanan/jasa dan facilitating goods


Produk dalam kategori ini adalah barang atau jasa yang membantu suatu perusahaan mencapai target mereka. Facilitating goods adalah barang-barang yang berfungsi untuk memfasilitasi pekerja, misalnya rumah dinas atau fasilitas penginapan untuk pekerja yang harus melakukan perjalanan luar kota.
Layanan dan jasa juga termasuk dalam produk B2B. Perusahaan besar biasanya memilih menggunakan tenaga outsourcing untuk layanan kebersihan, layanan keamanan, layanan pertamanan, dan sebagainya. Jadi, perusahaan bisa lebih fokus kepada hal-hal utama tanpa mengabaikan kenyamanan pekerja di lingkungan kerja.

4. Produk jasa/layanan


Ilustrasi kantor bersih juga bagian dari produk layanan
Gambar: Unsplash
Ilustrasi kantor bersih juga bagian dari produk layanan Gambar: Unsplash

Jasa atau layanan adalah kegiatan yang melibatkan tindakan menyediakan atau memenuhi kebutuhan pelanggan melalui hal-hal tidak berwujud. Jasa atau layanan sangat luas dan tidak kalah penting dari produk fisik, misalnya layanan bimbingan belajar, konsultasi finansial, dan lain sebagainya.
Ada pula jasa yang langsung memberikan hasil berwujud, seperti layanan kebersihan di fasilitas publik. Katakanlah Anda sedang mengunjungi foodcourt suatu mall besar, kenyamanan Anda di area tersebut sangat dipengaruhi oleh kebersihan area yang tentunya dikerjakan oleh orang-orang terbaik.
Layanan atau jasa biasanya diciptakan sesuai dengan kebutuhan setiap pelanggan, juga didukung dengan interaksi langsung antara penyedia layanan dan pengguna layanan.
Contoh lain termasuk layanan personal trainer di gym yang memang secara khusus mendukung kesehatan Anda, atau layanan yang lebih mudah ditemui, seperti jasa servis ponsel, jasa perbaikan rumah, dan lain sebagainya. Ada sentuhan personal antara pembeli layanan dan penyedia layanan.
Ayo buat Website kamu sekarang!

Ingin mencari pengetahuan lain?

Ketik judul blog yang ingin kamu cari