21 Oktober 2023 4:32 pm

Cara Dapatkan 1.000 Followers Pertama di Instagram

Cara Dapatkan 1.000 Followers Pertama di Instagram
Mendapatkan 1.000 followers di Instagram cukup mudah bagi sebagian orang, tapi mungkin sedikit lebih sulit bagi yang lain. Bagi brand atau pebisnis, 1.000 followers untuk akun bisnis tentu sudah cukup besar.
Lebih banyak followers alias pengikut di Instagram akan meningkatkan kemungkinan sukses suatu campaign digital marketing. Hal yang sama juga berlaku bagi Anda yang tertarik menjadi kreator atau influencer.
Instagram masih dikenal sebagai salah satu media sosial paling besar di dunia. Di Indonesia, per tahun 2023 ada sekitar 100 juta pengguna Instagram aktif, atau sekitar 39% dari total populasi negara.
Data menunjukkan bahwa pengguna Instagram mayoritas berusia 18-24 tahun, lalu diikuti oleh pengguna usia 25-34 tahun dan berikutnya 35-44 tahun. Artinya, ada cukup banyak kelompok audiens target yang bisa dibidik di Instagram.

Akun Instagram
Gambar: Unsplash
Akun Instagram Gambar: Unsplash
Saat ini Instagram juga biasa untuk berbisnis. Ada fitur Instagram for Business yang biasa digunakan oleh brand-brand besar. Fitur tersebut akan jauh lebih efektif jika Anda sudah memiliki website atau landing page yang terhubung.
Nah, kecuali Anda adalah seorang yang aktif secara sosial dan memang sudah terkenal, akan sedikit sulit mendapatkan followers di Instagram. Apalagi dengan adanya akun-akun palsu atau akun bot.
Akun bisnis juga perlu mendapatkan followers sebanyak mungkin. Harapannya agar strategi marketing yang diterapkan di Instagram bisa berdampak lebih.
Biasanya, mencapai 1.000 followers pertama di Instagram adalah tahap yang paling sulit. Jika sudah lebih dari seribu pengikut, Anda mungkin mendapati bahwa menggandakan jumlah followers akan jadi lebih mudah.
Paling tidak, ada 7 tips yang bisa Anda coba dalam cara dapatkan 1.000 followers pertama di Instagram. Apa saja?

1. Mulai dari bio Instagram


Akun sebesar Cristiano Ronaldo masih menggunakan bio untuk promosi dan menaruh link
Gambar: Instagram
Akun sebesar Cristiano Ronaldo masih menggunakan bio untuk promosi dan menaruh link Gambar: Instagram

Bio Instagram adalah tahap perkenalan pertama kepada followers baru. Meski karakternya terbatas, Anda harus coba memaksimalkan bio sebagai metode perkenalan singkat.
Mulai dengan menggunakan profile picture yang berkualitas tinggi, jangan gunakan foto yang blur atau tidak jelas. Lalu tambakan call-to-action (CTA) di bio Anda, seperti hashtag, link, atau info kontak.
Yang tidak kalah penting, pastikan gaya tulisan Anda tidak terlalu kaku. Coba posisikan akun Instagram Anda sebagai manusia asli, bukan robot.

2. Gunakan keywords untuk muncul di pencarian


Sebelum menjadi pengikut, pengguna Instagram harus terlebih dahulu menemukan akun anda. Bagian ini sedikit tricky karena faktanya tidak semua konten teks di Instagram bisa dicari (searchable), hanya name dan username.
Jadi, pastikan pilih nama dan nama akun yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda ingin menjadi kreator atau influencer, gunakan nama yang konsisten dengan akun media sosial lain untuk kemudian dibentuk sebagai personal branding.
Nah jika Anda membuat akun Instagram untuk bisnis, akan lebih menguntungkan jika nama Anda mencakup keyword yang relevan. Misalnya, tambahkan kata 'cuci sepatu' di nama akun Anda jika Anda berbisnis di jasa pembersihan atau cuci sepatu.

3. Hashtag masih relevan


Hashtag Instagram
Gambar: Social Media Examiner
Hashtag Instagram Gambar: Social Media Examiner

Hashtag pernah sangat powerful pada masanya. Sekarang memang penggunaan hashtag mulai berkurang, dampaknya juga tidak terlalu besar, tapi bukan berarti Anda bisa melewatkannya begitu saja.
Faktanya, hashtag bisa muncul di Instagram search. Jadi, menggunakan hashtag yang tepat bisa jadi cara efektif untuk mendapatkan followers baru.
Tentu Anda tidak bisa menggunakan sembarang hashtag. Cari dan pilih hashtag yang relevan dengan konten Instagram Anda. Jadi, kemungkinan pengguna dengan minat yang sama bisa menemukan akun Anda.
Meski begitu, hindari hashtag receh seperti #likeforlike, #followme, atau semacamnya. Memang followers Anda bisa bertambah, tapi biasanya hanya sementara. Jadi, hanya pilih hashtag yang relevan dengan postingan Anda.

4. Temukan audiens


Ketika mulai membuat akun, coba bayangkan dan definisikan audiens yang ideal untuk konten Anda ke depannya. Kira-kira konten semacam apa yang mereka suka? Akun apa saja yang mereka follow? Apa yang membuat mereka terpancing untuk berkomentar?
Sebagai contoh, katakanlah Anda ingin menjadi food vlogger yang fokus di Instagram. Nah, coba cari akun lain yang sudah lebih dahulu berkembang. Cari akun foodies atau akun food vlogger lainnya.
Pastikan akun tersebut posting konten secara reguler dan memiliki engagement tinggi dengan followers mereka. Lalu, coba mulai interaksi dengan audiens mereka. Buat komentar di postingan akun tersebut, mulai follow lebih dahulu followers mereka dan lakukan interaksi.

5. Coba lebih aktif (likes, comment, dan follow)


Ada rumus sederhana untuk meningkatkan engagement di Instagram. Memang rumus ini tidak selalu efektif, tapi tidak ada salahnya Anda mencoba.
Caranya, cari akun yang lebih besar dan yang pantas Anda follow. Lebih baik lagi jika Anda memang tertarik mengikuti akun tersebut. Lalu, coba like minimal lima postingan mereka, buat komentar di salah satu postingan favorit, dan follow akun tersebut.
Intinya, Anda harus aktif berinteraksi layaknya akun normal. Interaksi ini menunjukkan bahwa akun Anda adalah akun asli, bukan akun palsu atau bot.
Komentar-komentar sederhana, seperti mengomentari video lucu, atau menggunakan reaksi emoji untuk video menarik sudah cukup untuk membuat akun Anda terlihat lebih aktif.

6. Rancang dan tulis captions yang menarik


Ilustrasi Instagram
Gambar: Unsplash
Ilustrasi Instagram Gambar: Unsplash

Membuat captions atau deskripsi yang menarik memang tidak mudah. Anda akan bisa karena terbiasa, jadi teruslah berlatih menulis captions yang menarik.
Anda bisa mencoba menulis pertanyaan, menulis kalimat lucu, fakta-fakta menarik, atau sekadar memberikan informasi. Yang terpenting, pastikan bahwa captions tersebut mendorong aktivitas di postingan Anda, misalnya memancing followers untuk berkomentar.
Intinya, berinteraksi dengan followers yang sudah ada termasuk cara efektif untuk mengundang followers baru. Anda juga bisa merespons balik komentar mereka.

7. Pilih konten yang mendorong engagement


Tidak hanya captions yang menarik, konten yang diposting juga penting. Instagram memang wadah untuk membagikan foto dan video, tapi lebih dari itu, media sosial adalah wadah untuk berinteraksi.
Jadi, cara terbaik untuk mendapatkan 1.000 followers pertama di Instagram adalah dengan terus mendorong interaksi di akun Anda. Ajak followers yang sudah ada untuk like, share, comment, dan vote di postingan terkait.
Berikut beberapa jenis konten yang bisa mendorong interaksi atau engagement di Instagram:
  • Postingan berbasis pertanyaan
  • Rekomendasi atau tips
  • Cerita personal atau cerita lucu
  • Cerita dengan unsur humanis
  • AMA (ask me anything)
  • Ikut tren yang sudah meluas
  • Postingan before and after
  • Behind the scenes
  • Kontes atau kuis (giveaway)


Nah itu dia tujuh cara yang bisa Anda coba untuk mendapatkan 1.000 followers pertama di Instagram. Cara-cara di atas bisa digunakan untuk akun personal, bisa juga dengan akun bisnis, cukup disesuaikan dengan kebutuhan Anda membuat akun dan konten.
Pastikan Anda tidak berhenti melakukan cara-cara tersebut setelah mendapatkan 1.000 followers. Justru akan sedikit lebih mudah bagi Anda mendapatkan 1.000 followers berikutnya, lalu terus berkembang hingga ribuan followers.
Ayo buat Website kamu sekarang!

Ingin mencari pengetahuan lain?

Ketik judul blog yang ingin kamu cari