10 Oktober 2023 12:32 pm

TikTok Shop Dilarang, Coba 6 Cara Ini untuk Promosi dan Jualan di TikTok

TikTok Shop Dilarang, Coba 6 Cara Ini untuk Promosi dan Jualan di TikTok
Pelarangan TikTok Shop oleh pemerintah Indonesia menimbulkan reaksi pro-kontra. Akhir September 2023 lalu, pemerintah secara resmi melarang TikTok untuk berjualan dan melayani transaksi.
Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, Dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, tertanggal 26 September 2023.
Pemerintah memutuskan melarang TikTok Shop untuk menciptakan iklim bisnis dan usaha yang adil. Media sosial diatur agar tetap berfungsi sebagai tempat interaksi, tidak boleh melayani transaksi jual-beli secara langsung.
Artinya, media sosial harus dipisahkan dengan e-commerce. TikTok tetap bisa digunakan untuk tempat promosi, tapi kemudian calon pembeli harus membuka aplikasi lain untuk menuntaskan transaksi, bisa melalui website, bisa juga melalui marketplace yang sudah ada.
Nah, pelarangan TikTok Shop tentu berdampak langsung terhadap sebagian besar penjual, khususnya mereka yang sudah telanjur fokus menerapkan strategi digital marketing untuk langsung berjualan melalui TikTok Shop.
Sekarang diperlukan strategi baru untuk mendorong calon pembeli agar mereka mau mengambil satu langkah ekstra dalam proses pembelian. Bagaimana caranya?

Berjualan di TikTok


Berjualan di TikTok
Gambar: TikTok
Berjualan di TikTok Gambar: TikTok

Berjualan produk di mana pun, entah di media sosial atau di lapangan, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengidentifikasi audiens target. Harus ada kesesuaian antara target dengan brand dan bisnis Anda.
Nah setelah Anda melewati tahap riset dan menentukan audiens target, langkah berikutnya adalah mulai membuat akun untuk bisnis. Caranya:

1. Buat akun


Pertama-tama, buat akun TikTok lebih dahulu, gunakan TikTok secara reguler agar Anda jadi lebih terbiasa. Anda juga perlu memilih nama username yang cocok. Jika memang bisnis Anda sudah berdiri dan punya media sosial lain atau website sendiri, gunakan nama yang sama agar user mudah mengenali.

2. Ganti akun ke Pro


Secara default, saat membuat akun TikTok Anda akan membuat versi akun "Personal". Namun, untuk berbisnis, akan lebih baik jika Anda menggunakan akun versi “Pro”. Ada dua jenis akun pro, yaitu Creator dan Business, pilih yang kedua. Anda bisa mendapatkan insight dan analytics yang lebih detail dengan menggunakan akun Business, jadi lebih mudah untuk mencari tahu bagaimana performa suatu video atau konten.

3. Buat konten


Setelah akun TikTok Anda aktif, saatnya untuk merekam video TikTok! Dalam tahap ini, Anda benar-benar dapat menunjukkan identitas brand Anda. Berbeda dengan media sosial lain, pengguna TikTok lebih menyukai konten yang otentik, jadi jangan takut untuk bersenang-senang saat mengambil video!

4. Tingkatkan engagement


Inti dari sebuah aplikasi media sosial adalah untuk menjadi lebih dekat dengan pengguna, jadi jangan menjauhkan bisnis Anda dari audiens. Ketika pengguna berinteraksi dengan konten Anda melalui likes, shares, dan comments, pastikan Anda secara aktif dan konsisten berkomunikasi dengan mereka di bagian komentar.

5. Manfaatkan influencer marketing


Influencer, terutama yang sesuai dengan audiens target Anda, dapat menjangkau pelanggan baru dan meningkatkan brand awareness Anda secara signifikan. Rekomendasi influencer sangat penting di TikTok. Jadi, coba cari kreator TikTok yang sesuai dengan niche Anda, mulai dengan mencari kata kunci atau frasa yang terkait dengan produk Anda, dan telusuri video-video teratas untuk melihat apakah ada influencer yang mungkin cocok.

6. Promosi dengan user-generated content


Saat ini TikTok unggul karena konten-konten yang otentik. Pengguna TikTok bisa saling merekomendasikan produk atau layanan tanpa dibayar. Nah, Anda bisa memanfaatkan kebiasaan tersebut dengan menciptakan konten yang mengundang pengguna untuk ikut serta, seperti membuat challenge atau hashtag khusus.

Cara promosi dan berjualan di TikTok


TikTok for Business
Gambar: TikTok
TikTok for Business Gambar: TikTok

Meski sudah tidak bisa menggunakan fitur TikTok Shop, Anda seharusnya tidak langsung berhenti menggunakan media sosial tersebut. Saat ini TikTok adalah salah satu alat promosi digital yang sangat direkomendasikan.
Pengguna TikTok di Indonesia sangat luas dan dari semua kalangan. Potensi TikTok untuk meningkatkan penjualan produk/layanan, baik melalui promosi maupun iklan, sangatlah tinggi. Lima cara di bawah ini bisa Anda coba untuk promosi dan berjualan di TikTok.

1. Posting setiap hari


Perputaran konten di TikTok sangat cepat, lebih cepat dari media sosial lainnya. Jadi, penting bagi bisnis Anda untuk posting konten setiap hari. Dengan melakukannya, Anda membuka kemungkinan untuk konten tersebut ditonton oleh banyak orang, bahkan mungkin sampai jadi viral.

2. Showcase produk


Pengguna TikTok juga menyukai video-video tentang produk atau layanan, seperti video unboxing, video how-to, atau video hack. Coba buat video yang membahas tentang produk atau layanan Anda, kenapa layanan tersebut penting, bagaimana cara memesan dan menggunakannya. Intinya, jelaskan kualitas, tujuan, dan benefit yang ditawarkan produk atau layanan tersebut.

3. Gunakan website/landing page


Nah, karena sekarang sudah tidak bisa berjualan langsung dengan TikTok Shop, sangat penting bagi bisnis untuk memiliki website atau landing page sendiri. Dengan demikian, Anda bisa mencantumkan link di bio akun bisnis Anda. Cara ini efektif dan lebih disukai pelanggan karena mereka tidak perlu repot-repot mencari akun Anda di platform lainnya.

4. Fitur live TikTok


Fitur TikTok lainnya yang juga jadi unggulan adalah live video. Dengan menggunakan fitur ini, Anda bisa berinteraksi dengan pelanggan secara langsung dan lebih intens. Audiens dapat berinteraksi secara real-time dan Anda punya kesempatan untuk menunjukkan produk secara langsung, bahkan bisa saja Anda membuat penawaran khusus live.

5. Jelajahi TikTok Creator Marketplace


Seperti yang disinggung di atas, influencer marketing adalah strategi yang sangat efektif di TikTok, khususnya untuk meningkatkan brand awareness dan menggaet audiens baru. Nah, TikTok menyediakan layanan khusus untuk mempertemukan brand dan kreator, yaitu melalui Creator Marketplace. Ada ratusan hingga ribuan kreator yang bisa Anda pilih jika dirasa cocok dengan brand.

Tiga elemen yang membuat TikTok lebih berpengaruh


Mengutip laman TikTok resmi, paling tidak ada tiga hal yang bisa Anda coba untuk meningkatkan peluang Anda mencapai target di media sosial tersebut, dalam hal ini target yang dimaksud adalah promosi brand dan mendorong penjualan.
Sebenarnya strategi influencer marketing sudah ada dan digunakan sejak dahulu, tapi faktanya teknik pemasaran tersebut jauh lebih efektif di TikTok. Nah, riset dari Hotspex merumuskan tiga hal/elemen yang membuat TikTok lebih berpengaruh daripada media sosial lainnya.
Tiga elemen tersebut juga terdapat dalam saluran pembelian yang biasanya ditempuh oleh calon pembeli, yaitu:

1. Otentik


Gambar: TikTok
Gambar: TikTok

64% viewers merasa bahwa video-video TikTok terasa lebih otentik daripada video di media sosial lainnya. Artinya, membuat video yang asli sesuai kondisi nyata sangatlah penting di TikTok. Audiens merasa lebih nyambung dengan kreator yang terasa otentik.

2. Jujur


Gambar TikTok
Gambar TikTok

Kejujuran dari video-video dan kreator di TikTok menimbulkan kredibilitas yang tinggi. Pengguna lebih mudah memercayai apa yang dikatakan oleh kreator TikTok, termasuk ketika kreator bicara soal produk atau brand tertentu.

3. Partisipasi


Gambar: TikTok
Gambar: TikTok

Satu hal yang membedakan TikTok dengan media sosial lain adalah partisipasi dari pengguna. Kreator bisa menciptakan video yang mendorong penonton untuk ikut berpartisipasi, bisa dengan fitur Stitch atau Duet. Fitur-fitur tersebut mendorong partisipasi lebih banyak orang untuk ikut menciptakan video.
Ayo buat Website kamu sekarang!

Ingin mencari pengetahuan lain?

Ketik judul blog yang ingin kamu cari