Keberhasilan SEO sangat ditentukan oleh fokus pada long-tail keywords. Jenis kata kunci ini biasanya mendatangkan traffic yang lebih relevan, karena digunakan oleh pengguna dengan kebutuhan yang lebih spesifik dan peluang konversi yang lebih tinggi dibandingkan kata kunci umum.
Tantangannya terletak pada proses menemukan dan memilih long-tail keywords yang tepat. Kunci utamanya bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memahami cara menggunakan keyword research tools secara efektif.
Melalui riset keyword yang terarah, website dapat menargetkan audiens yang benar-benar membutuhkan informasi, produk, atau layanan yang ditawarkan. Inilah yang membedakan strategi SEO yang sekadar mengejar volume pencarian dengan strategi yang berorientasi pada kualitas traffic.
Untungnya, ada beberapa tools SEO gratis yang dapat digunakan untuk melakukan riset keyword bagi konten website. Namun, sebelum itu, Anda juga harus perlu memahami pentingnya relevansi kata kunci dan lokasi pencarian, dua faktor ini sangat memengaruhi efektivitas kata kunci.
Relevansi Keyword
Ilustrasi riset kata kunci
Foto oleh Markus Winkler di Unsplash
Relevansi merupakan faktor paling krusial dalam menentukan keyword yang tepat untuk SEO. Semakin spesifik kata kunci yang ditargetkan, semakin besar peluang menarik audiens yang benar-benar sesuai dengan layanan atau produk yang ditawarkan.
Sebagai contoh, sebuah bisnis jasa pembuatan website akan lebih berpeluang menjangkau calon klien potensial dengan menargetkan keyword seperti “jasa pembuatan website UMKM” dibandingkan hanya “pembuatan website”. Keyword yang lebih spesifik biasanya digunakan oleh pengguna yang sudah memiliki kebutuhan jelas dan sedang mencari solusi konkret.
Alasannya sederhana. Pengguna yang mengetik “jasa pembuatan website UMKM” kemungkinan besar sedang mencari penyedia jasa, bukan sekadar informasi umum. Dengan kata lain, search intent mereka lebih dekat ke tahap pengambilan keputusan.
Optimasi untuk keyword umum tetap memiliki fungsi tertentu, terutama untuk membangun awareness. Namun, kata kunci semacam itu cenderung mendatangkan audiens yang sangat luas dan belum tentu relevan.
Karena itu, strategi SEO yang efektif sebaiknya memprioritaskan long-tail keywords yang benar-benar selaras dengan kebutuhan target audiens.
Keyword Berbasis Lokasi
Selain relevansi, faktor lokasi juga memainkan peran penting dalam riset keyword, terutama untuk bisnis yang menawarkan produk atau layanan secara lokal. Dalam banyak kasus, pengguna mesin pencari akan menambahkan nama kota atau wilayah saat mencari layanan tertentu.
Misalnya, keyword “jasa pembuatan website UMKM” dapat berkembang menjadi “jasa pembuatan website UMKM di Bandung” atau “jasa website UMKM Jakarta”. Pola ini menunjukkan bahwa pengguna ingin menemukan penyedia layanan di area tertentu.
Bagi bisnis yang hanya beroperasi di satu wilayah, penggunaan keyword berbasis lokasi pada halaman website menjadi langkah yang masuk akal. Traffic dari luar area operasional umumnya tidak memberikan nilai nyata bagi bisnis.
Sementara itu, untuk bisnis yang melayani beberapa kota atau wilayah, pendekatan yang lebih efektif adalah membuat halaman terpisah untuk setiap lokasi. Dengan cara ini, website memiliki peluang lebih besar untuk muncul ketika pengguna melakukan pencarian berdasarkan lokasi spesifik.
Menentukan Keyword yang Tepat untuk Bisnis
Ilustrasi keyword SEO Google
Gambar: Google
Setelah memahami pentingnya relevansi dan lokasi, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana memilih keyword yang paling berpotensi mendatangkan leads berkualitas.
Mengandalkan tebakan jelas bukan strategi yang ideal. Meski pemilik bisnis sering merasa memahami audiensnya, kenyataannya istilah pencarian yang digunakan pengguna bisa sangat berbeda dari perkiraan awal.
Karena itu, penggunaan keyword research tools menjadi langkah yang hampir tidak bisa dihindari. Tools ini membantu memvalidasi asumsi, sekaligus membuka peluang menemukan long-tail keywords yang sebelumnya tidak terpikirkan namun memiliki potensi tinggi.
Pilihan tools untuk riset keyword sangat beragam, baik gratis maupun berbayar. Banyaknya opsi justru sering membuat proses pemilihan terasa membingungkan. Bagi banyak praktisi, memulai dari tools gratis adalah langkah paling realistis, terutama saat baru mulai membangun fondasi SEO.
1. Google Keyword Planner
Google Keyword Planner
Gambar: Google
- Cocok untuk: Riset keyword sederhana yang terhubung langsung dengan algoritma Google Search.
- Google Keyword Planner adalah tools gratis dari Google yang terintegrasi dengan Google Ads dan Google Search.
- Untuk menggunakannya, pengguna perlu membuat akun Google Ads, tanpa kewajiban menjalankan atau membayar iklan, meski diminta menambahkan metode pembayaran.
- Riset dimulai melalui menu “Discover new keywords” dengan memasukkan informasi bisnis dan URL website.
- Tool ini menampilkan daftar keyword relevan beserta metrik dasar seperti tingkat persaingan dan estimasi volume pencarian global dan lokal.
- Google Keyword Planner juga menyediakan data historis, proyeksi performa keyword, serta ide keyword tambahan dari kombinasi beberapa keyword.
- Keyword yang dipilih dapat disimpan melalui fitur “Add keywords” untuk menyusun daftar keyword prioritas dalam strategi SEO.
2. Google Trends
Google Trends
Gambar: Google
- Cocok untuk: Membandingkan popularitas search terms dan melakukan analisis cepat berbasis tren.
- Google Trends adalah tools gratis dari Google untuk melihat dinamika pencarian keyword dari waktu ke waktu.
- Pengguna dapat membandingkan beberapa keyword sekaligus dengan filter lokasi, periode waktu, dan kategori.
- Tool ini menampilkan tingkat minat pencarian, lonjakan tren, pemicu minat (seperti pemberitaan), serta asal wilayah traffic.
- Google Trends juga menyediakan related search terms yang relevan dengan topik utama.
- Visualisasi berupa grafik interaktif memudahkan analisis, dapat disesuaikan, diunduh, dan disematkan ke website.
- Umumnya digunakan untuk memilih variasi keyword, misalnya saat menentukan judul blog berdasarkan tren pencarian.
- Google Trends berfungsi sebagai alat validasi cepat untuk memastikan keyword memiliki minat pencarian yang nyata dan relevan.
3. Keyword Tool.io
Keyword Tool.io
Gambar: KeywordTool
- Cocok untuk: Riset keyword online sederhana dan pencarian ide long-tail keywords.
- Keyword Tool.io adalah tools riset keyword dasar yang fokus menghasilkan long-tail keyword suggestions dari satu keyword utama.
- Versi gratis dapat digunakan tanpa membuat akun, sehingga cocok untuk riset cepat tanpa proses registrasi.
- Tool ini menggunakan Google Autocomplete sebagai sumber data keyword, berdasarkan pola dan frekuensi pencarian pengguna.
- Keyword Tool.io membantu memahami variasi istilah yang digunakan audiens saat mencari topik tertentu.
- Umumnya dimanfaatkan untuk mencari ide judul artikel dan topik konten dalam strategi content marketing.
- Versi gratis tidak menyediakan data volume pencarian maupun cost-per-click (CPC).
- Data lanjutan, ekspor keyword, dan penggunaan untuk SEO, PPC, serta pembuatan konten tersedia di versi berbayar, Keyword Tool Pro.
- Usulan keyword dari Keyword Tool.io dapat divalidasi kembali menggunakan Google Trends sebelum diterapkan dalam strategi SEO.
4. Ahrefs Webmaster Tools
Ahrefs Webmaster Tools
- Cocok untuk: Memantau performa teknis website dan memahami keyword yang sudah menghasilkan traffic.
- Ahrefs menyediakan versi gratis dan berbayar; Ahrefs Webmaster Tools adalah versi gratis yang ditujukan untuk pemilik website.
- Untuk menggunakannya, pengguna harus memiliki website dan menghubungkannya dengan Google Search Console sebagai verifikasi kepemilikan.
- Dari sisi riset keyword, tool ini bersifat dasar dan tidak sekuat versi berbayar.
- Ahrefs Webmaster Tools menampilkan keyword yang sudah menghasilkan ranking serta gambaran bagaimana pengguna menemukan website melalui pencarian.
- Data tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi peluang konten baru dan mengoptimalkan halaman yang sudah ada.
- Fokus utama tool ini adalah pemantauan performa dan kesehatan website, bukan eksplorasi keyword baru secara mendalam.
- Meski dampaknya tidak drastis pada riset keyword, Ahrefs Webmaster Tools bernilai untuk monitoring SEO jangka panjang.
Tools Lain (Opsi Berbayar)
Selain alat gratis, terdapat sejumlah platform berbayar yang menawarkan fitur riset keyword dan analisis SEO yang jauh lebih komprehensif.
Tools ini umumnya menyediakan data volume pencarian yang lebih detail, analisis kompetitor, pelacakan ranking, hingga rekomendasi optimasi konten berbasis data. Di antaranya:
- Ubersuggest – Cocok sebagai opsi berbiaya rendah untuk membantu mengoptimalkan konten yang sudah ada sekaligus merencanakan konten baru berbasis keyword potensial.
- Moz Keyword Difficulty Tool – Menyediakan analisis mendalam terkait tingkat kesulitan keyword serta gambaran persaingan di hasil pencarian.
- SEMrush – Platform lengkap untuk riset keyword, analisis kompetitor, hingga audit SEO teknis secara menyeluruh.
- Ahrefs – Ditujukan bagi praktisi SEO yang membutuhkan gambaran komprehensif tentang performa website, profil backlink, dan peluang keyword baru.
- SE Ranking – Banyak digunakan oleh agensi dan profesional SEO yang membutuhkan seperangkat tools terpadu untuk mengelola banyak klien.
- GrowthBar – Solusi all-in-one untuk menemukan kata kunci sekaligus membantu proses penulisan konten yang SEO-friendly.
- AccuRanker – Unggul dalam pelacakan peringkat keyword secara detail, dilengkapi laporan yang memudahkan evaluasi dampak strategi SEO.
- HubSpot – Relevan bagi pengguna ekosistem HubSpot yang ingin mengintegrasikan riset keyword dengan strategi pemasaran dan CRM.
- Serpstat – Pilihan praktis untuk bisnis kecil yang membutuhkan platform SEO intuitif dengan fitur analisis yang cukup lengkap.








