9 Juni 2022 12:54 pm

SEO Image Optimization: Ketahui Cara Optimasi Gambar di Website Anda

SEO Image Optimization: Ketahui Cara Optimasi Gambar di Website Anda
Optimasi gambar atau image optimization adalah salah satu hal terpenting yang terkadang dilewatkan dalam membuat konten di website. Padahal, gambar yang optimal juga penting untuk meningkatkan kualitas dan ranking website.
Ada dua strategi umum yang bisa Anda pilih untuk meningkatkan traffic website, yaitu dengan menerapkan strategi Search Engine Optimization (SEO) atau menggunakan strategi berbayar dengan beriklan.
Apa pun pilihan Anda, kemungkinan besar strategi itu tidak akan efektif jika website Anda bermasalah dengan gambar. Terlebih jika Anda langsung menjual produk atau jasa di website tersebut.
Anda yang sudah menerapkan strategi SEO mungkin sudah memahami pentingnya menggunakan gambar yang sesuai dengan menulis Alt-Image yang bisa mendukung konten Anda. Namun, tahukah Anda bahwa pemilihan gambar juga penting?
Singkatnya, ukuran gambar yang terlalu besar dan tidak optimal akan memperlambat site speed. Loading konten jadi lama, akibatnya user mungkin meninggalkan website Anda karena habis kesabaran.
Menurut riset unbounce, 45% pengunjung website mengaku tidak tertarik membuat pembelian atau pemesanan jika website yang mereka tuju terlalu lambat.
Oleh sebab itu, penting memahami image optimization alias optimasi image website dan konten Anda. Yuk disimak!

Apa itu optimasi gambar (image optimization)?


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash

Singkatnya, optimasi gambar adalah soal mengurangi ukuran gambar semaksimal mungkin tanpa menurunkan kualitasnya. Dengan demikian, loading times konten atau website Anda bisa jauh lebih singkat.
Sebagai contoh, katakanlah Anda memiliki sebuah gambar konten yang berukuran 5MB. Gambar tersebut sangat cocok dengan konten Anda dan Anda ingin menggunakannya.
Nah, coba lakukan editing sederhana di Adobe Photoshop atau aplikasi lain untuk mengecilkan ukuran gambar tersebut, Anda juga bisa menggunakan aplikasi atau website kompres gambar.
Kebutuhan setiap website dan konten berbeda-beda, tapi upayakan membuat ukuran sekecil mungkin tanpa mengurangi kualitas. Misalnya, jika Anda bisa menurunkan ukuran sampai 600 Kb tanpa membuat gambar jadi blur maka gambar tersebut sudah optimal.
Secara sederhana image optimization alias optimasi image memastikan bahwa gambar Anda tetap terlihat sempurna – baik melalui desktop maupun mobile – tanpa mengurangi atau memperlambat performa website.
Tujuannya agar gambar yang Anda pilih tetap berkualitas tinggi dengan ukuran file paling kecil. Secara umum ada tiga elemen yang berpengaruh, yaitu:
  • Ukuran file (bisa JPG, PNG, WEBP)
  • Tingkat kompresi
  • Tinggi dan lebar gambar
Anda perlu menemukan titik seimbang antara tiga elemen tersebut untuk mendapatkan gambar yang optimal.

Mengapa perlu?



Seperti yang disinggung di atas, tujuan utama optimasi gambar adalah untuk mempercepat loading time konten dan website Anda. Faktanya, gambar adalah kontributor terbesar pada overall page size.
Menurut data HTPP Archive, gambar yang tidak optimal rata-rata akan mengambil 75% total beban website. Jika terus dibiarkan, dampaknya bakal negatif bagi performa website Anda.
Karena itu, sangat penting memastikan bahwa setiap gambar dalam konten, halaman, atau website Anda sudah optimal. Berikut tiga manfaat utamanya:

1. Meningkatkan kecepatan website


Image optimization, baik untuk web maupun mobile, diperlukan untuk mempercepat loading halaman web (web pages).
Jika website Anda adalah website yang langsung menjual produk, kecepatan loading sangatlah penting. Semakin lambat, persentase bounce rate website Anda bakal meningkat, artinya pengalaman user tidak cukup baik.
Terlebih, jika Anda berupaya mengejar ranking Google maka optimasi gambar sangatlah penting. Google juga mempetimbangkan site speed dalam algoritma menentukan ranking website atau suatu halaman.

2. Pengalaman browsing yang lebih baik


Bagaimanapun, page speed atau kecepatan loading halaman adalah salah satu faktor terpenting dalam kenyamanan pengunjung website Anda. Saat ini, hampir semua orang sudah terbiasa dengan proses instan.
Halaman yang lambat bisa meningkatkan bounce rate user. Artinya, user atau pengunjung website Anda tidak lagi tertarik kembali ke website. Average time on page juga menurun drastis.
Intinya, semakin cepat loading halaman website Anda, bahkan jika hanya bertambah satu detik lebih cepat, itu sudah cukup untuk meningkatkan user experience.
Semakin baik user experience, semakin bagus kualitas dan ranking website Anda, entah untuk engagement, konversi pembelian, dan kemampuan mempertahankan konsumen.

3. Performa search meningkat


Tentu Anda sudah memahami pentingnya meningkatkan ranking website dengan strategi SEO yang tepat. Nah, gambar yang optimal adalah salah satu bagian terpenting dalam strategi tersebut.
Google sangat memperhatikan kecepatan loading halaman website Anda. Ukuran gambar tidak boleh terlalu besar, tentunya gambar juga harus relevan dengan konten Anda.
Terlebih jika gambar yang Anda gunakan adalah gambar produk atau jasa Anda. Saat ini algoritma Google visual search semakin akurat, jadi mungkin saja user atau target market menemukan gambar terlebih dahulu, baru mencapai website Anda.

Cara optimasi gambar


Setelah memahami penjelasan singkat di atas, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan gambar (image optimization) di halaman website Anda.

1. Pilih nama gambar yang ringkas dan jelas


Jika Anda ingin mengoptimalkan image SEO, penting untuk memastikan bahwa nama gambar Anda relevan dengan konten atau halaman web Anda.
Jangan gunakan nama file template dari kamera, seperti IMG-0574 atau semacamnya. Ubah nama file sesuai dengan keyword bidikan Anda untuk mendukung optimasi gambar tersebut.
Semakin akurat nama file Anda, semakin baik nilainya di mata Google. Gambar yang sesuai dan optimal juga sangat penting untuk meningkatkan ranking SEO.

2. Optimalkan Alt-Image


Gambar: Unsplash

Atribut alt image adalah alternatif teks yang Anda tuliskan ketika mengupload gambar di suatu konten. Teks ini akan jadi acuan ketika browser tidak bisa sepenuhnya melakukan render gambar.
Nah, alt image juga penting untuk meningkatkan SEO website Anda. Sebaiknya tuliskan alt image yang relevan dengan keyword untuk membantu meningkatkan ranking website Anda di laman pencarian Google.
Mudahnya, pilih alt image sesuai dengan nama file gambar Anda, ringkas dan jelas. Jika Anda menjual produk sepatu kantor berwarna coklat sebaiknya tulis nama file dan alt image "sepatu kantor coklat".
Berikut beberapa aturan yang perlu Anda perhatikan dalam menentukan alt image:
  • Deskripsikan gambar dengan kata-kata yang ringkas dan jelas
  • Jika Anda menjual produk dengan nomor model atau nomor seri, tuliskan di alt image
  • Jangan tuliskan keyword mentah-mentah di alt image
  • Jangan sembarangan menulis alt image jika gambar yang digunakan tidak sesuai

3. Gunakan gambar yang komplet


Entah Anda menjual produk atau jasa, foto produk dan foto tempat Anda memberikan layanan jasa adalah salah satu elemen penting dalam penjualan. Tentu, satu foto saja tidak cukup.
Sebagai contoh, jika Anda menjual sepatu kantor fantovel, sebaiknya lengkapi dengan gambar dari berbagai sudut. Katakanlah Anda menggunakan empat gambar, tampak atas, tampak depan, tampak samping, dan tampak belakang.
Nah, pastikan setiap gambar itu memiliki perbedaan yang cukup jelas dan tentukan nama alt image yang berbeda dan unik, contohnya:
  • "sepatu kantor fantovel hitam tampak atas"
  • "sepatu kantor fantovel hitam tampak samping"

4. Resize gambar Anda


Gambar: Fotor
Gambar: Fotor

Ukuran gambar yang terlalu besar akan mengganggu pengalaman browsing user. Artinya, kecil kemungkinan user bertahan di website Anda, apalagi melakukan pembelian atau pemesanan.
Coba posisikan Anda sebagai user, maukah Anda menunggu sampai 10-15 detik hanya untuk loading satu halaman atau gambar? Tentu tidak, rasanya pasti membuat frustrasi.
Oleh sebab itu, coba kurangi ukuran gambar Anda dengan mencoba mempertahankan kualitasnya sebaik mungkin. Ada banyak software yang bisa membantu Anda, termasuk Adobe Photoshop.
Di Adobe Photoshop, Anda bisa menggunakan fitur Save for Web yang memang didesain untuk mengurangi ukuran gambar selagi mempertahankan kualitasnya sebaik mungkin.
Jika tidak memiliki Adobe Photoshop, Anda bisa mencoba beberapa aplikasi atau software berikut:
  • PicMonkey
  • PIXLR
  • Canva
  • GIMP

5. Pilih format yang tepat


Ada cukup banyak format gambar, tapi yang paling ideal untuk mengisi konten website Anda adalah format JPG atau JPEG. Memang ada format lain seperti PNG atau GIF, tapi loadingnya lebih berat.
JPG adalah format standar untuk gambar website. Format JPG biasanya memiliki ukurang paling kecil tanpa merusak kualitas gambar sepenuhnya.
Nah itu dia penjelasan singkat mengenai image optimization alias optimasi image website dan konten Anda. Yuk dicoba!
Ayo buat Website kamu sekarang!