8 Januari 2022 9:58 am

Awal Tahun 2022, Simak 7 Prediksi Tren Bisnis Online Ini

Awal Tahun 2022, Simak 7 Prediksi Tren Bisnis Online Ini
Mumpung masih awal tahun 2022, ada baiknya Anda mempelajari prediksi tren bisnis online untuk tahun ini. Pemahaman ini penting bagi Anda untuk menentukan langkah perkembangan bisnis berikutnya.

Dua tahun terakhir, tepatnya sejak Covid-19 melanda Indonesia, ada perubahan besar dalam kebiasaan konsumen saat berbelanja. Pandemi membuat orang-orang tidak bisa bergerak bebas, akibatnya ada banyak perubahan perilaku.

Anda sendiri mungkin mengalaminya. Dahulu Anda lebih suka mendatangi toko terdekat di daerah Anda untuk berbelanja, kini Anda bisa menemukan hampir semua kebutuhan Anda secara online.

Tentu kebutuhan belanja konvensional tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. Anda mungkin masih mendatangi mall atau supermarket di kota Anda untuk berbelanja sekaligus untuk menyegarkan mata.

Namun, belanja konvensional dilakukan lebih untuk mendapatkan efek rekreasional. Yaitu supaya Anda tidak bosan dengan aktivitas yang monoton.

Terbukti, CNN menjelaskan bahwa nilai belanja online di Indonesia meningkat pesat sebesar 88%, ini persentase yang sangat besar. Tentu tren ini diprediksi akan terus meningkat di tahun 2022.

Nah untuk itu artikel ini akan membantu Anda memperkirakan prediksi tren bisnis online 2022 dan menyusun strategi yang tepat untuk menghadapinya. Yuk disimak!

1. Angka konsumen digital meroket


Gambar: Pexels
Gambar: Pexels
Mereka yang ragu-ragu mengembangkan bisnis online mungkin menyesali keputusannya. Dalam dua tahun terakhir, angka konsumen digital di Indonesia terus meningkat.

Di tahun 2021, diperkirakan terjadi kenaikan sebesar 20 juta konsumen digital baru di Indonesia. Angka ini sangat besar untuk ukuran negara berkembang seperti Indonesia.

Menariknya, kenaikan angka konsumen digital itu tidak hanya terjadi di kota-kota metropolitan seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya. Tren yang sama juga berlaku di kota-kota kecil di Indonesia.

Artinya, tidak ada alasan untuk ragu mengembangkan sayap ke bisnis online. Anda harus menjemput kelompok konsumen baru yang terbiasa dengan pembelian digital.

2. Toko fisik kurang diminati


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash
Seperti yang disinggung di atas, belanja konvensional dengan mendatangi toko fisik diyakini akan semakin berkurang. Orang-orang berbelanja secara konvensional untuk mendapatkan efek rekreasional.

Ada banyak alasan mengapa perubahan tersebut terjadi. Salah satu faktor terbesar adalah harga online yang jauh lebih murah daripada harga offline untuk barang yang sama.

Selain itu, belanja online juga semakin menarik karena ada banyak promo-promo besar. Konsumen juga sudah semakin percaya dengan keamanan barang belanja dan keamanan data.

Oleh sebab itu, Anda yang sudah memiliki website sendiri bakal mendapatkan keuntungan besar di tahun 2022 ini. Dan bagi Anda yang belum memiliki website, tidak ada alasan untuk menunda-nunda pembuatan website Anda.

3. Omnichannel marketing jadi andalan


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash
Pernah mendengar strategi omnichannel marketing? Jika belum, Anda perlu segera menerapkan strategi tersebut untuk mengembangkan bisnis lebih jauh lagi.

Singkatnya, omnichannel marketing menggabungkan dua prediksi sebelumnya (poin 1 dan 2). Strategi ini memanjakan konsumen Anda dengan akses mendapatkan produk, penawaran, dan layanan dukungan di semua saluran, platform, dan perangkat.

Dengan menggunakan strategi ini, Anda bisa mengintegrasikan toko fisik, website, media sosial, dan mobile marketing Anda. Nah jika toko fisik diprediksi akan kurang diminati dan konsumen digital akan meningkat, Anda perlu menerapkan strategi yang tepat untuk mengatasi dua masalah tersebut sekaligus.

Tren omnichannel marketing ini sudah dilakukan oleh beberapa brand besar di dunia. Contoh paling mudah adalah IKEA yang memiliki beberapa platform seperti toko online, mobile app, panggilan telepon, atau mendatangi toko konvensional terdekat di kota Anda.

Jadi, calon konsumen dapat mengakses produk atau penawaran IKEA di setiap saluran yang mereka pilih, entah itu saluran online atau offline.

4. Search intent dan search engine


Gambar: Pexels
Gambar: Pexels
Anda yang memiliki website tentu memahami pentingnya Search Engine Marketing (SEM). Salah satu bagian terpenting SEM adalah Search Engine Optimization (SEO), artinya Anda harus mengoptimalkan website untuk menjemput pencarian konsumen.

SEO semakin penting dalam setahun terakhir dan diprediksi akan terus meningkat di tahun 2022 ini. Menariknya, Google terus mengembangkan machine learning untuk memahami alasan di balik pencarian konsumen (search intent).

Sebagai contoh, ketika Anda mencari "cara stem gitar" di Google, rekomendasi pertama yang ditampilkan di halaman hasil adalah tutorial video. Artinya, Google sudah semakin paham apa yang dibutuhkan penggunanya.

Oleh sebab itu, Anda perlu mendesain dan mengoptimalkan konten untuk menjemput search intent pengguna, di antaranya:
  • Content type: Jenis konten yang Anda pilih, bisa berupa artikel, landing page, atau video.
  • Content format: Anda bisa memilih beberapa format konten yang populer seperti cara-cara, daftar, review, perbandingan, dan semacamnya.
  • Content angle: Nilai jual unik dari konten Anda. Misalnya produk "terbaik", "termurah", "tepercaya", atau semacamnya.

5. Buat Video!


Gambar: Pexels
Gambar: Pexels
Video, entah video iklan atau video keterangan produk semakin terbukti sebagai marketing channel yang terus berkembang. Anda perlu mempelajari lebih dalam video marketing, khususnya jika produk Anda lebih mudah diperlihatkan di video daripada di konten tertulis.

Berikut beberapa data statistik untuk membuat Anda lebih yakin:
  • 79% orang mengaku yakin melakukan pembelian atau melakukan download setelah menonton video (Wyzowl)
  • YouTube adalah website dengan kunjungan tertinggi kedua di Indonesia (Similarweb)
  • 91% perusahaan merasa bahwa pandemi telah meningkatkan pentingnya penggunaan video (Wyzowl)
  • Video adalah bentuk media marketing utama yang digunakan oleh banyak perusahaan di tahun 2021 (Hubspot)
Oleh sebab itu, jika Anda belum membuat video produk atau video promosi Anda, coba mulai membuatnya mulai sekarang. Tidak perlu cemas mengenai kualitas video Anda, yang penting buat saja terlebih dahulu.

6. Privasi data semakin penting


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash
Pengguna internet di Indonesia semakin memahami pentingnya keamanan data. Pemahaman ini penting, tapi tentu bisa jadi masalah bagi para digital marketer atau pengiklan.

Hampir 50% pengguna internet di seluruh dunia menggunakan ad-blockers. Browser populer seperti Safari dan Firefox juga mengaktifkan blok third-party cookies secara otomatis.

Artinya, sebagai digital marketer Anda akan sulit melakukan tracking terhadap kebiasaan user, misalnya website yang sering dikunjungi user tersebut. Perubahan ini akan mempersulit Anda merancang strategi marketing yang tepat sasaran.

Anda mungkin sudah memahami pentingnya data calon konsumen untuk merancang strategi marketing. Dengan memahami calon konsumen, Anda dapat mengirim iklan yang tepat sasaran.

Nah jika privasi pengguna semakin diperkuat maka data yang bisa Anda olah akan semakin sedikit. Kekurangan data bisa jadi masalah dalam merancang dan mendistribusikan iklan yang efektif.

7. M-Commerce semakin marak dan dibutuhkan


Gambar: Unsplash
Gambar: Unsplash
Anda mungkin sudah memahami bahwa sebagian pengguna internet melakukan akses melalui HP (mobile), baik melalui website maupun aplikasi. Artinya, Anda harus menyesuaikan strategi dengan kebiasaan tersebut.

Jika Anda sudah memiliki website, penting mendesain website Anda agar lebih mobile-friendly. Utamakan desain dan pengembangkan website untuk pengguna mobile.

Buat konten-konten yang mobile-friendly. Jika mau, Anda bisa memanfaatkan aplikasi dan platform mobile. Selalu ingat kebiasaan audiens Anda untuk membuat iklan mobile yang tepat.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat website jadi mobile-friendly, di antaranya:
  • Buat tampilan website sederhana
  • Pilih menu yang simpel
  • Gunakan jenis font yang mudah dibaca
  • Pastikan ada kolom pencarian
  • Optimasi gambar, ukuran gambar jangan terlalu besar
  • Coba kurangi iklan pop-up
  • Maksimalkan kecepatan loading konten website
Nah itu dia 7 prediksi tren bisnis online untuk tahun 2022. Apa saja yang sudah Anda lakukan dan apa yang sudah masuk rencana Anda? Yuk dicoba!
Ayo buat Website kamu sekarang!