24 Desember 2021 3:21 pm

Memahami 35 Insight dari Google Analytics (Bagian 2)

Memahami 35 Insight dari Google Analytics (Bagian 2)
Mulai tertarik mengenali Google Analytics? Mudah, bukan? Sebelumnya Anda sudah mulai memahami 35 insight dari Google Analytics (Bagian 1), artikel ini akan melengkapinya dengan beberapa insight yang tersisa.

Mungkin Anda sudah memahami gambaran dasar pentingnya Google Analytics untuk website Anda. Singkatnya, Anda perlu membaca data dari Google Analytics untuk mendeteksi adanya masalah dan mencoba memperbaikinya

.Google dapat memberikan banyak data yang penting untuk memaksimalkan strategi marketing Anda. Sebut saja data mengenai usia dan gender user, data mengenai akses melalui PC atau HP, hingga data mengenai kebiasaan user.

Jika sudah membaca artikel bagian satu, seharusnya Anda sudah memiliki cukup banyak alasan untuk menggunakan Google Analytics. Meski begitu, jika masih belum yakin, yuk simak beberapa insight tambahan yang tak kalah menarik ini!

Insight 21: Exit Pages



Data ini menunjukkan halaman apa yang diakses terakhir oleh user sebelum meninggalkan website Anda. Nah, Anda bisa mengolah data ini untuk mencari tahu kemungkinan adanya masalah pada halaman tersebut atau melihat celah untuk meningkatkan kualitas konten.

Insight 22: Average Page Load Times



Data ini krusial untuk meningkatkan kualitas website Anda. Google juga menghitung load speed atau kecepatan website Anda memuat halaman secara penuh.

Halaman mungkin lambat dimuat karena berbagai kendala seperti server yang tidak memadai, ukuran gambar yang terlalu besar, dan layout halaman itu sendiri.

Insight 23: Goal Completions



Anda bisa memasang beberapa goal atau target di website Anda. Semakin banyak target yang dicapai, artinya strategi marketing Anda terpenuhi.

Insight 24: Goal Conversion Rate



Sama seperti insight sebelumnya, angka ini memberikan persentase goal yang dituntaskan user website Anda.

Insight 25: Reverse Goal Path



Masih soal goal. Google juga menyediakan data mengenai jalur navigasi user sebelum melakukan aksi pembelian atau pemesanan produk/jasa. Artinya, Anda bisa melacak pergerakan user dari satu halaman ke halaman lain, atau dari satu link ke link lainnya.

Insight 26: Average Ecommerce Order Value



Google juga menyediakan data rata-rata jumlah uang dari pemesanan di website Anda. Dengan data ini Anda bisa memahami apakah harga yang dipasang sudah tepat atau terlalu tinggi, atau bahkan terlalu rendah.

Insight 27: Checkout Behaviour Analysis



Checkout Behaviour Analysis menunjukkan data ketika customer melakukan pembelian dan membayar barang/jasa dari website Anda. Anda juga dapat mengetahui ketika customer sudah hampir melakukan pembelian tetapi membatalkannya.

Insight 28: Multi-Channel Conversions



Dengan data ini, Anda bisa mencari tahu channel apa yang menyumbang konversi terbesar untuk website Anda. Ada beberapa channel yang umum dikenal seperti Direct, Organic, Referral, atau Social.

Insight 29: Top Conversion Paths



Anda bisa mengetahui dari mana user mengakses website Anda, misalnya dari pencarian Google atau dengan mengetik URL secara langsung, hingga melakukan konversi berupa pembelian atau pemesanan jasa.

Insight 30: In-Market Segments



Dengan data ini, Anda bisa mencari tahu di mana saja user yang bisa dijangkau oleh Google. Google lantas membagi data berdasarkan intensitas pencarian/search.

Insight 31: Conversion Probability



Salah satu data menarik karena memprediksi kemungkinan user mencapai tahap konversi, yaitu dengan melakukan pembelian atau pemesanan jasa. Dengan data ini Anda bisa fokus memaksimalkan strategi marketing yang dirasa tepat.

Insight 32: On-Site Search Terms



Jika website Anda menyediakan fitur search, data ini dapat membeberkan apa saja yang dicari oleh user begitu membuka website Anda. Katakanlah user lebih sering mencari produk tertentu, jadi Anda bisa menggunakan data ini untuk memaksimalkan penayangan produk tersebut.

Selain 32 insight sebelumnya, ada tiga insight lain yang tidak tersedia secara otomatis di Google Analytics. Anda perlu menambahkannya secara manual.

Setidaknya ada tiga insight yang perlu Anda coba, tepatnya mulai insight 33 sampai insight 35 berikut ini.

Insight 33: Query Word Count (Paid Ads Linking)



Anda bisa mengintegrasikan akun Google Ads dengan Google Analytics. Dengan demikian, Anda bisa mengukur angka PPC yang dihasilkan dari iklan.

Insight 34: Search Console Queries



Selanjutnya, hubungkan Google Analytics dengan Google Search Console. Langkah ini penting untuk melihat kata kunci mana yang paling banyak mendapatkan impresi di website Anda.

Insight 35: Not Provided Keywords



Disebut juga Hidden Keywords, yaitu kata kunci yang sebenarnya tersedia dalam Google Analytics. Anda bisa menemukan informasi ini di bagian Acquisition.

Nah itu dia total 35 insight dari Google Analytics yang penting Anda gunakan untuk mengoptimalkan website Anda. Menarik ya!
Ayo buat Website kamu sekarang!