19 April 2017 5:20 pm

Cara Mendapatkan Follower di Instagram untuk Bisnis dan Brand Kamu

Cara Mendapatkan Follower di Instagram untuk Bisnis dan Brand Kamu
Jika digunakan dengan benar, Instagram bisa menjadi alat pemasaran yang dapat menargetkan calon pembeli dengan sangat terperinci memalui saluran iklan visual untuk bisnis kamu. Bahkan, dalam sebuah penelitian terbaru telah ditemukan bahwa Instagram dapat membuat pengguna lebih terlibat dengan satu bisnis, dengan jumlah keterlibatan dengan brand yang 25% lebih besar dibanding platform media sosial lainnya. Ini berarti Instagram adalah saluran utama untuk membangun bisnis e-commerce.

Seperti jaringan sosial lainnya di luar sana, ada cara yang tepat untuk menggunakannya, ada cara yang salah untuk menggunakannya, dan cara-cara cerdas untuk menggunakannya.

Bagaimana Mendapatkan Followers di Instagram


Ada 5 cara dan taktik utama yang dapat membantu kamu mendapatkan lebih banyak follower di Instagram.
  • Gunakan hashtag yang tepat
  • Gunakan filter yang tepat
  • Posting pada waktu yang tepat
  • Mencuri follower dari saingan kamu
  • Mencari influencer untuk meng-endorse / me-review produk
Mari menyelam lebih dalam bagaimana menerapkan masing-masing taktik ini.

1. Gunakan hashtag yang tepat

Tujuan kamu di Instagram adalah untuk melibatkan audiens kamu saat ini selagi kamu juga menumbuhkan follower baru kamu. Posting baru, yang menarik dengan foto yang bagus akan memenuhi persyaratan pertama tetapi untuk kamu mulai tumbuh, hashtag di foto kamu menjadi kunci utama pertumbuhan. Hashtag foto kamu akan membuat lebih mudah bagi orang di instagram untuk menemukan foto kamu, ketika mereka sedang mencari istilah-istilah tertentu.

Jadi apa hashtag yang harus kamu gunakan?

Sama seperti dengan Twitter dan situs sosial lainnya, pengguna di Instagram hanya mencari hashtags tertentu yang spesifik. Jika kamu menggunakan hashtags yang tepat dalam foto kamu, kamu akan dapat jauh lebih menjangkau pengguna baru karena mudah ditemukan.

Berikut adalah 20 hashtag terbanyak di Instagram saat ini:
  • #love (1027917810 posting)
  • #instagood (552.537.705 posting)
  • #photooftheday (394.332.818 posting)
  • #beautiful (367.636.422 posting)
  • #tbt (360.522.758 posting)
  • #happy (2353,202,629 posting)
  • #cute (351.930.751 posting)
  • #fashion (351.195.493 posting)
  • #followme (326.083.312 posting)
  • #me (314.611.081 posting)
  • #follow (311.454.486 posting)
  • #like4like (306.277.038 posting)
  • #picoftheday (306.277.038 posting)
  • #selfie (293.039.427 posting)
  • #summer (261.573.181 posting)
  • #friends (258.756.470 posting)
  • #instadaily (258.189.528 posting)
  • #girl (244.327.385 posting)
  • #fun (238.836.598 posting)
  • #art (233.524.357 posting)

Jika kamu melihat daftar di atas dan berpikir “Tapi tak satu pun dari mereka yang berlaku untuk produk dan bisnisku”, kamu mungkin benar.

Menggunakan hashtags adalah satu hal, menggunakan tag yang tepat adalah hal yang lain. Tag populer seperti yang tercantum di atas kemungkinan akan memperbanyak like kamu, namun mereka tidak akan menyebabkan peningkatan keterlibatan jangka panjang dan follower baru tertarik pada yang kamu jual.

Jika kamu ingin memberi hashtag foto kamu dengan benar, kamu harus menemukan dan menggunakan hashtag yang paling relevan. Ini berarti melakukan penelitian yang sesuai untuk memastikan kamu menggunakan hashtags yang paling relevan yang tidak hanya menggambarkan merek kamu, tetapi juga apa yang pengguna Instagram cari.

Untuk mencari hashtag yang relevan, kamu akan bisa menggunakan program online gratis seperti IconoSquare atau Webstagram.

Di bawah ini, kita akan menggunakan Webstagram untuk mencari hashtag yang relevan, terkait dan populer untuk merek aksesori pria.

Sebagai contoh, dengan mencari hashtag #mensFashion, kita bisa menarik daftar hashtags kata kunci tambahan bersama dengan berapa kali mereka telah digunakan (popularitas).

mensfashion hashtag
mensfashion hashtag

Perlu diingat bahwa Instagram hanya memungkinkan untuk memasukan maksimal 30 hashtags per post. Selain itu, kamu juga perlu ingat kata-kata populer akan berubah dari waktu ke waktu, jadi pastikan kamu selalu meriset kembali kata kunci hashtag setiap beberapa bulan untuk memastikan hashatag yang kamu gunakan adalah hashtag terbaik di saat itu.

Berikut ini adalah trik yang dapat digunakan untuk bisnis e-commerce. Untuk setiap produk dan kategori produk di online shop, lakukanlah penelitian untuk melihat apa yang merupakan hashtags yang paling populer di seluruh kategori produk tersebut. Kamu bisa menemukan 15-20 hashtag populer untuk setiap kategori produk yang kamu jual, serta dapat menemukan 5-10 hashtag populer yang dapat menggambarkan bisnis kamu secara keseluruhan. Selain itu, kamu juga membuat daftar hashtags khusus untuk lokasi lokal secara geografis yang berhubungan dengan bisnis kamu.

Sebagai contoh:
  1. Hashtag untuk industri dan merek bisnis - #namabrandkamu #mensfashion #mensaccessories #mensgoods #fashion #mensstyle #instafashion #menswear
  2. Hashtag untuk produk - #bugatchisocks #happysocks #corgisocks #socks #sockswag #socksoftheday #sockgame #sockswagg #socksofinstagram #happysockday #sockwars #funsocks #happysockday
  3. Hashtag untuk Lokasi Spesifik - #TangerangFashionBloggers #Tangerang #TangerangFashion
Jika kamu sudah mempost ke Instagram dan setelah beberapa waktu kemudian kamu merasa tidak menggunakan. Kamu masih bisa memasukkan komentar dengan daftar hashtag baru kamu dan orang-orang bisa menemukan posting kamu melalui hashtag dari komen baru kamu.

2. Gunakan Filter Yang Tepat

Hashtags bukan satu-satunya hal yang kamu harus perhatikan. Komunitas Instagram lebih menyukai beberapa filter foto tertentu dibanding filter yang lain. Dengan menggunakan filter disukai oleh pengguna kamu dapat memperluas dampak pada keterlibatan target audiens.

Berikut adalah 10 saat filter yang paling populer di Instagram menurut Iconosquare:
  1. Normal (Tanpa Filter)
  2. Clarendon
  3. Juno
  4. Lark
  5. Ludwig
  6. Gingham
  7. Valencia
  8. X-Pro II
  9. Lo-fi
  10. Amaro

TrackMaven baru-baru ini melakukan penelitian di akun Instagram untuk melihat bagaimana filter mempengaruhi keterlibatan dan menemukan bahwa Mayfair, normal (tanpa filter) dan Inkwell memiliki interaksi paling banyak.


Grafis keefektifan filter Instagram dari TrackMaven
Grafis keefektifan filter Instagram dari TrackMaven

Pertimbangkan juga grafik dari like dan komen yang berkorelasi dengan penggunaan filter dengan akun Instagram kamu sendiri:


Jumlah like dan komen yang di dapat dari jenis filter di Instagram
Jumlah like dan komen yang di dapat dari jenis filter di Instagram

Kamu dapat menggunakan IconoSquare untuk meninjau kinerja akun Instagram kamu, untuk memahami apa yang saat ini bekerja dan tidak bekerja untuk kamu.

3. Posting Pada Waktu yang Tepat

Selain menambahkan hashtag yang tepat dan menggunakan filter terbaik, kamu juga harus mempertimbangkan waktu posting kamu.

Pendekatan yang ditargetkan adalah untuk menganalisa apa yang telah dan belum bekerja untuk kamu di masa lalu. Dengan mengunjungi bagian optimasi IconoSquare ini, kamu bisa mendapatkan analisis rinci sejarah postingan kamu vs keterlibatan. Laporan ini juga akan menyoroti waktu terbaik pada satu hari dan juga hari terbaik dalam seminggu untuk melakukan posting.


Grafik dari analissa waktu posting
Grafik dari analissa waktu posting

Lingkaran hitam menunjukkan ketika kamu biasanya posting. Lingkaran abu-abu terang menunjukkan kapan komunitas kamu berinteraksi. Lingkaran abu-abu terbesar terang mewakili waktu terbaik bagi kamu untuk memposting

Kamu mungkin perlu mempertimbangkan untuk menggunakan program penjadwalan untuk menjadwalkan posting kamu. Untuk itu, kamu dapat menggunakan (berbayar) program seperti ScheduGram.

4. Mencuri Follower dari Saingan Kamu

Salah satu cara terbaik untuk menemukan dan menarik follower baru adalah dengan mencari akun Instagram pesaing terdekat kamu dan ikut terlibat dengan audiens mereka. Orang-orang ini telah menunjukkan beberapa tingkat ketertarikan di produk-produk tersebut karena sudah mengikuti akun pesaing kamu.

Jadi bagaimana untuk mencuri follower pesaing kamu secara efektif?

Kamu bisa mencuri follower pesaing terdekat kamu dengan ikut terlibat dalam di akun saingan kamu, seperti contohnya membalas komen dari audiens saingan kamu di posting saingan kamu. Ada beberapa cara untuk terlibat dengan pengguna Instagram, dan bisa ditebak, semakin banyak pekerjaan yang kamu lakukan, semakin banyak follower dan keterlibatan yang akan kamu dapatkan dari itu.

Ketiga jenis keterlibatan di Instagram adalah:
  1. Follow audiens saingan kamu
  2. Like foto saingan kamu
  3. Mengomentari foto saingan kamu
Kami menemukan tes yang tidak formal dengan akun bisnis untuk melihat bagaimana follower kompetitor menanggapi kemajuan pemasaran. Si peneliti menargetkan follower dari pesaing terdekatnya, pesaing lokal. Karena dia tahu banyak follower adalah dari audines lokal, dan menambahkan kota di profilnya untuk menciptakan rasa keakraban yang lebih besar antara merek si bisnis dan orang-orang yang ditargetkan.

Si peneliti mulai dengan hanya mengikuti 100 follower dari pesaing. Kemudian, mengikuti 100 follower pesaing tapi juga mengambil waktu untuk memberi like ke salah satu foto mereka. Dan terakhir, 100 follower yang dilike fotonya dan juga di berikan komen di foto yang dilike tersebut.

Berikut adalah hasilnya:
  1. Follow = 14% Followback
  2. Follow + Like = 22% Followback
  3. Follow + Like + Komentar = 34% Followback

Meskipun belum merupakan penelitian lebih jauh yang lebih akurat, tapi hasilnya jelas. Semakin banyak kamu memberikan energi untuk terlibat dengan orang-orang, semakin besar hasil yang bisa kamu dapatkan.

5. Mencari influencer untuk meng-endorse/ me-review produk

Semua post Instagram ini dioptimalkan ini akan menghasilkan dampak yang lumayan, tapi jika kamu benar-benar ingin membuat dampak yang benar-benar besar, kamu perlu untuk mengambil keuntungan dari influencer yang berada di Instagram, dan mengekspos merek kamu ke ai=udiens yang lebih luas.

Jadi bagaimana kamu melakukannya?

Pertama, tidak seperti taktik di atas untuk menumbuhkan follower di akun kamu, taktik yang satu ini tidak gratis. Namun, jika dilakukan dengan benar, akan membawa hasil yang luar biasa.

Untuk memulai, kamu harus membuat daftar akun besar dalam target audiens kamu. Misalnya, jika kamu menjual produk kecantikan, kamu akan ingin menemukan akun besar dari blogger kecantikan.

Jika kamu sudah mengikuti beberapa akun-akun influencer ini, kamu tidak perlu untuk menemukan mereka lagi. Salah satu cara terbaik adalah dengan menggunakan Webstagram dan mencari beberapa hashtag yang mirip dengan target hashtag kamu. Ketika kamu melakukan pencarian untuk hasthag kamu di Webstagram, mereka tidak hanya akan menampilkan hashtag yang terkait, tetapi juga menunjukkan akun Instagram dengan follower terbesar yang juga memiliki hashtag yang kamu cari.

Ada beberapa hal yang kamu harus perhatikan dari hasil pencarian profil:
  • Jumlah follower - Biasanya 20k-200k
  • Memiliki kontak yang bisa dihubungi di profil, seperti alamat email

Jika ada kontak yang tertera di profil, biasanya berarti mereka terbuka untuk mengendorse produk. Kamu akan ingin mengirim email (atau menelepon) mereka dan meminta mereka pasca harga untuk mereka meng-endorse posting kamu. Secara umum, kamu bisa menemukan rata-rata sekitar 200-500 ribu per post, tergantung pada ukuran follower mereka. Namun, jika kamu menjual produk yang unik dan asli, kamu mungkin juga ingin mempertimbangkan mengirim mereka produk kamu untuk mereka tinjau dan review di dalam posting mereka. Post yang kelihatan lebih alami dan tidak terlihat seperti iklan yang disponsori, akan memberikan keterlibatan dan respon yang semakin besar dibanding biasanya.

Berikut adalah endorse produk dari model Maxim bernama Ashley Sky, yang menerima lebih dari 16 ribu like:


Produk yang di-endorse oleh Ashley Sky
Produk yang di-endorse oleh Ashley Sky

Startup fashion pria dan startup aksesori, Bachelr mengakui bahwa pendekatan ini adalah cara pemasaran favorit mereka. Mereka membayar influencer di Instagram lebih dari 800 ribu rupiah per post, untuk mengirim gambar yang menyoroti beberapa produk mereka. Dan hasil dari Instagram posting yang di-endorse adalah kebanjiran pengunjung ke akun Instagram mereka dan juga website mereka:

Traffic ke website Bacheler setelah produk mereka di-endores
Traffic ke website Bacheler setelah produk mereka di-endores


Dan kami Berdu sendiri juga seringkali membantu klien kami untuk mencari influencer terbaik, dan salah satu dari influencer Instagram terbaik yang juga merupakan partner kami adalah Prelovedcosmetic.id, yang di waktu penulisan artikel ini mereka memiliki lebih dari 36.893 followers dan terus bertambah. Prelovedcosmetic.id khusus untuk mengendorse produk kecantikan dengan harga yang paling ekonomis (hanya 10 ribu rupiah per post!). Dan jika kamu merupakan salah satu bisnis yang bermain di industri kecantikan, tidak salahnya mencoba bekerja sama dengan mereka.

Alat-alat yang Dapat Membantu Kamu di Instagram

Ada ratusan alat Instagram di luar sana yang dapat membantu kamu dan strategi Instagram kamu. Dalam posting ini kami merekomendasikan tiga alat untuk membantu kamu membangun audiens kamu dan terlibat dengan mereka.
  • Schedugram - Jadwal posting Instagram kamu.
  • IconoSquare - Info, analisis dan wawasan ke akun kamu dan follower.
  • Webstagram - Cari hashtag terbaik untuk posting kamu dan influencer untuk membantu meng-endorse produk

Kesimpulan


Dalam posting ini kita berbicara tentang cara yang paling efektif untuk menggunakan Instagram untuk membangun audiens yang ditargetkan, tapi itu tidak selalu menjadi permainan angka. Seperti halnya jaringan sosial, strategi yang paling sukses secara keseluruhan adalah untuk menjadi otentik dan sosial.

Jika digunakan dengan benar, Instagram bisa menjadi sangat bertarget, saluran iklan visual untuk produk dan brand yang dapat menyebabkan aliran pendapatan yang sehat untuk bisnis e-commerce kamu.

Coba gratis platform toko online Berdu selama 7 hari!