23 Maret 2017 3:13 am

Tidur Sehabis Minum Kopi Ternyata Bisa Meningkatkan Produktifitas

Tidur Sehabis Minum Kopi Ternyata Bisa Meningkatkan Produktifitas
Jika kamu merasa mengantuk dan ingin terus terjaga dan memiliki sekitar 20 menit cadangan sebelum kamu harus sepenuhnya terjaga, hal ini harus kamu coba. Cara ini lebih efektif daripada hanya meminum secangkir kopi ataupun tidur sejenak.

Tidurlah setelah meminum segelas kopi

Mungkin hal ini terdengar sedikit tidak masuk akal, karena pengetahuan pada umumnya mengatakan bahwa kafein akan membuat kamu tidak bisa tidur. Tetapi jika kamu meminum kafein sebelum tidur dan tidur selama 20 menit atau kurang, kamu dapat memanfaatkan kekhasan efek kafein di dalam tidur kamu untuk mempengaruhi otak untuk memaksimalkan kewaspadaan. Berikut ini adalah penjelasan secara ilmiah di balik ide ini.

Untuk memahami keefektifitasan tidur setelah meminum kopi, kamu harus memahami bagaimana kafein mempengaruhi kamu. Setelah kafein diserap melalui usus kecil kamu dan masuk ke dalam aliran darah kamu, kafein akan menyeberang ke otak kamu. Dan kafein cocok dengan reseptor yang biasanya diisi oleh molekul yang disebut adenosine yang juga berbentuk serupa dengan kafein.

Adenosine adalah produk sampingan dari aktivitas otak, dan ketika adenosine terakumulasi pada tingkat yang cukup tinggi, adenosine akan dihubungkan ke reseptor yang akan membuat kamu merasa lelah. Tapi dengan kafein menghalangi yang reseptor, adenosine tidak dapat berhubungan dengan reseptor tersebut. Jadi kafein bisa diumpamakan seperti menempatkan balok kayu di pedal rem otak kamu.

Dibutuhkan Sekitar 20 Menit Untuk Kafein Bekerja

Setelah meminum kopi, kafein tidak langsung memblokir setiap reseptor untuk adenosine, mereka pertama harus bersaing dengan adenosine untuk mengisi reseptor, jadi di awal-awal kafein hanya dapat manghalangi beberapa reseptor, dan tidak dapat memblokir semua reseptor sekaligus.

Dan di sini adalah di mana tidur dapat membantu, tidur secara alami akan membersihkan adenosine dari otak. Jika kamu tidur selama lebih dari 15 atau 20 menit, otak kamu lebih mungkin untuk memasuki tahap yang lebih lelap dan dapat lebih cepat untuk memulihkan diri. Tapi tidur yang terlalu pendek umumnya tidak bisa cukup untuk membuat kafein bekerja dengan penuh, karena dibutuhkan sekitar 20 menit untuk kafein melewati saluran pencernaan dan masuk aliran darah kamu.

Jadi jika kamu tidur selama 20 menit setelah meminum kopi, kamu akan mengurangi tingkat kamu dari adenosine tepat pada waktu kafein untuk datang. Kafein akan memiliki lebih sedikit adenosine untuk bersaing dengan, dan dengan demikian akan lebih efektif dalam membuat kamu terjaga.

Percobaan Menunjukkan Tidur Setelah Meminum Kopi Lebih Baik Dibanding Hanya Tidur Atau Minum Kopi

Para ilmuwan belum secara langsung mengamati apa yang terjadi di otak setelah tidur setelah meminum kopi, jadi semua ini masih berdasarkan pengetahuan mereka tentang bagaimana kafein, adenosin, dan tidur setiap mempengaruhi otak secara independen.
Tapi para ilmuan telah secara langsung mengamati efek dari tidur setelah meminum kopi, dan percobaan telah menunjukkan bahwa cara ini lebih efektif untuk meningkatkan kewaspadaan dibanding hanya meminum kopi atau tidur saja.

Orang Yang Meminum Kopi Dan Tidur Melakukan Lebih Sedikit Kesalahan Di Simulasi Mengemudi

Dalam beberapa studi yang berbeda, para peneliti di Loughborough University di Inggris menemukan bahwa ketika peserta yang lelah meminum kopi dan tidur selama 15 menit, mereka dapat melakukan lebih sedikit kesalahan dalam simulator mengemudi daripada ketika mereka hanya diberi kopi, atau hanya tidur selama 15 menit. Hal ini akan terjadi bahkan jika mereka mengalami kesulitan untuk tidur, dan hanya berbaring di tempat tidur atau setengah tertidur selama 15 menit.

Sementara itu, sebuah studi Jepang menemukan bahwa orang yang mengambil tidur bersama kafein sebelum mengambil serangkaian tes memori akan dapat melakukan tes memori itu secara signifikan lebih baik dibanding mereka yang hanya mengambil tidur siang, atau mengambil tidur siang dan kemudian dicuci wajah mereka atau memiliki cahaya terang bersinar di mata mereka. Mereka juga secara subjektif menilai diri mereka bahwa mereka lebih waspada.

Menariknya, bahkan ada beberapa bukti bahwa tidur dengan kafein dapat membantu orang-orang pergi tanpa tidur untuk waktu yang relatif lama tanpa tidur yang lelap. Sebagai bagian dari satu studi, 24 pria muda tanpa tidur yang lelap dalam jangka waktu 24 jam, dan hanya mengambil tidur dalam waktu singkat. Dua belas dari mereka, yang diberi hanya plasebo, dan yang diberi pasebo ini melakukan serangkaian tes kognisi dengan hasil yang jauh lebih jelek, dibandingkan dengan skor awal mereka sebelum waktu tidurnya diubah. Dua belas orang lain, yang memiliki kafein sebelum tidur singkat mereka, berhasil mendapatkan skor kira-kira sama dengan baseline mereka ketika tidur mereka seperti biasa.

Bagaimana Untuk Tidur Dengan Kafein

Mengambil tidur kafein cukup sederhana. Pertama, minum kopi. Secara teoritis, kamu bisa minum minuman berkafein lain, tapi teh dan soda umumnya memiliki kafein yang lebih sedikit daripada kopi.

Kamu perlu minum dengan cepat, untuk memberikan jendela waktu yang lebih panjang untuk tidur, karena mereka akan segera melalui saluran pencernaan kamu dan memasuki aliran darah kamu. Jika sulit bagi kamu untuk minum banyak kopi panas dengan cepat, mungkin kamu bisa memasukan es atau menunggu kopi itu dingin sebelum mulai meminumnya.

Tepat setelah kamu selesai, langsung cobalah untuk pergi tidur. Jangan khawatir jika tidak dapat tidur dengan mudah, walau hanya dapat mencapai tahap setengah tertidur itu sudah dapat sangat membantu.

Akhirnya, pastikan kamu untuk bangun dalam waktu 20 menit, sehingga kamu tidak memasuki tahap tidur yang lebih lelap dan kamu dapat terjaga ketika kafein mulai bekerja di otak kamu.
Coba gratis platform toko online Berdu selama 7 hari!